Komisi I Lakukan Verifikasi Berkas Jelang Fit And Proper Test Yudo Margono
RIAUIN.COM - Komisi I DPR melakukan verifikasi berkas calon panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, Jumat (2/12/2022).
Verifikasi ini dilakukan sebelum Yudo menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test pada Jumat siang.
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan bahwa Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) itu tidak hadir secara langsung ketika menyerahkan berkas itu.
Penyerahan berkas hanya diwakilkan oleh staf TNI AL.
"Diwakilkan," kata Meutya saat dikonfirmasi, Jumat dikutip dari kompas.
Terpisah, anggota Komisi I lainnya, Dave Laksono mengatakan bahwa proses verifikasi administrasi dilakukan secara tertutup.
Sebagai informasi, Yudo Margono diusulkan menjadi calon tunggal panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan segera memasuki masa pensiun.
Surat Presiden (Surpres) calon Panglima itu sudah dikirimkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR pada Senin (28/11/2022).
Selanjutnya, Komisi I DPR akan menggelar fit and proper test terhadap Yudo pada Jumat sekitar pukul 13.30 WIB. (*)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol