Hari Kemerdekaan RI Disambut Guyuran Hujan di Kota Besar
RIAUIN.COM - Hujan berpotensi mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia bertepatan dengan agenda perayaan HUT Ke-77 RI, Rabu (17/8).
Dikutip dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, prakiraan cuaca Pulau Sumatra secara umum terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Potensi hujan dengan intensitas sedang yang diperkirakan terjadi di wilayah Medan dan Palembang, kemudian hujan dengan intensitas ringan di Jambi, Bengkulu, Tanjungpinang, dan Bandarlampung. Banda Aceh dan Padang diperkirakan cerah, Pekanbaru berkabut dan Pangkalpinang berawan.
Sedangkan di Pulau Jawa, secara umum kondisi cuaca diperkirakan berawan. Terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan yang diperkirakan terjadi di wilayah Yogyakarta. Sedangkan Surabaya diprakirakan cerah berawan.
Dilansir dari antara, masyarakat di Pulau Kalimantan diimbau untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang yang diperkirakan terjadi di wilayah Tanjung Selor dan hujan dengan intensitas ringan di wilayah Pontianak dan Samarinda. Sedangkan untuk wilayah Palangkaraya dan Banjarmasin diprakirakan berawan
Kondisi cuaca di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara umumnya berawan. Di antaranya Denpasar dan Mataram.
Kota besar di Pulau Sulawesi berpotensi hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Manado, Gorontalo, dan Mamuju. Sedangkan wilayah Palu, Makassar dan Kendari diperkirakan berawan.
Wilayah timur Indonesia secara umum diperkirakan terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan.
BMKG mendeteksi sirkulasi siklonik terpantau di Maluku Utara bagian utara yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan Kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang di Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan papua.
Daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Aceh hingga Selat Malaka di Riau dari Bangka Belitung hingga Kepulauan Riau, dari Bengkulu hingga Sumatera Barat, dari Jawa Barat hingga Banten, di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan di Sulawesi bagian tengah.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi. (*)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol