Dugaan Ada 'Gado gado' Kegiatan di Sekretariat DPRD Pekanbaru, Plt Sekwan Membantah
RIAUIN.COM - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pekanbaru, Baharuddin, diduga menyalahi sejumlah pembiayaan pada pos anggaran Sekretariat. Disinyalir tidak sesuai dengan tupoksi alias 'gado gado' yang dilakukan oleh Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Pekanbaru.
Pasalnya, ditemukan sejumlah pembiayaan program/kegiatan/sub bagian yang ditangani oleh Kepala Bagian Keuangan diduga tidak sesuai Tupoksi sebagai mana diatur dalam Peraturan Walikota Pekanbaru Nomor 90 Tahun 2016. Dalam peraturan itu menjelaskan tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru.
Saati dikonfirmasi, Baharuddin mengatakan hal ini berdasarkan hasil evaluasi dari Pimpinan dan Inspektorat Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Itu ndak perlu dipersalahkan, pokoknya saya punya kewenangan, ya bisa. Seperti kegiatannya publikasi ke Bagian Persidangan, bisa. Kabag Protokol pun bisa," kata Baharuddin dilansir Beritariau, Selasa (14/6/2022), di kantornya.
Untuk diketahui, ketidaksesuaian itu, diantaranya Program/Kegiatan Administrasi Umum Perangkat Daerah, dengan rincian Penyediaan Bahan Logistik Kantor senilai Rp465.380.000 dan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan senilai Rp758.617.362 yang sewajarnya ditangani Bagian Umum.
Lalu, Layanan Keuangan dan Kesejahteraan DPRD. Diantaranya Penyediaan Pakaian Dinas dan Atribut DPRD senilai Rp1.159.916.500, serta Pelaksanaan Medical Check Up DPRD senilai Rp249.230.600.
Selain itu, ada juga Kegiatan Publikasi dan Dokumentasi Dewan senilai Rp9.514.624.320 dan Penyusunan Bahan Komunikasi dan Publikasi senilai Rp7.422.714.940 yang sewajarnya ditangani oleh Bagian Protokol dan Publikasi.
Dalam menentukan alokasi kegiatan ini, Baharuddin mengaku bahwa dirinya telah konsultasi terlebih dahulu ke pihak Inspektorat untuk mengalihkan kegiatan.
Saat disinggung adanya dugaan keterlibatannya Pimpinan Anggota Dewan dalam menentukan alokasi kegiatan itu, Baharuddin langsung membantahnya. Dan menyebut Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun yang belum lama dilantik sudah mengetahui hal ini.
"Ya sudah tahu lah (Pj Wako Pekanbaru), otomatis pasti tahu. Nanti kita kasih tahu juga," sebut Baharuddin. ***
Berita Lainnya
Jasad Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Kampar Akhirnya Ditemukan
Populasi Buaya Tinggi, Warga Rohil Diminta Waspada Usai Nelayan Tewas Diterkam
Pagar Pembatas Rusak, Harimau Sumatera Terkam Anak Pekerja di Area PBPH-HTI Pelalawan hingga Tewas
Kawasan Padat Penduduk di Jalan Agus Salim Pekanbaru Terbakar, 12 Rumah Kontrakan Hangus
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
Bus Pelangi Hantam Tronton di Tol Pekanbaru–Dumai, Dua Penumpang Tewas
Jasad Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Kampar Akhirnya Ditemukan
Populasi Buaya Tinggi, Warga Rohil Diminta Waspada Usai Nelayan Tewas Diterkam
Pagar Pembatas Rusak, Harimau Sumatera Terkam Anak Pekerja di Area PBPH-HTI Pelalawan hingga Tewas
Kawasan Padat Penduduk di Jalan Agus Salim Pekanbaru Terbakar, 12 Rumah Kontrakan Hangus
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
Bus Pelangi Hantam Tronton di Tol Pekanbaru–Dumai, Dua Penumpang Tewas