Petani Sawit Demo, Kantor Erlangga Hartarto Digeruduk
RIAUIN.COM - Massa yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menggelar demo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (17/5) pagi.
Pantauan di lokasi, sekitar puluhan petani sawit membawa pelbagai atribut aksi seperti bendera hingga spanduk yang berisi sejumlah tuntutan berkumpul di depan Kemenko Perekonomian.
Mereka juga menggunakan seragam putih yang bertuliskan "Selamatkan Petani Sawit Indonesia".
Satu mobil komando dengan pengeras suara berada di depan kantor kementerian yang dipimpin Airlangga Hartarto itu.
Massa aksi pun berkumpul di dekat mobil komando. Mereka mendengarkan orasi yang disampaikan perwakilan massa petani sawit.
Terlihat pula puluhan aparat kepolisian berjaga di sekitar Kemenko Perekonomian. Kehadiran petani sawit ini belum mengganggu lalu lintas di sekitar.
Dalam orasinya, petani sawit mendesak Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mencabut kebijakan larangan ekspor sawit.
"Cabut larangan ekspor sawit sekarang juga, segera revisi dan buat kebijakan yang menolong petani sawit," kata salah satu orator dikutip dari cnnindonesia. (*)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol