Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Opini: Ady Kuswanto
Poros Muda: PWI Riau Itu Harus Jadi Rumah Bersama, Jangan Eksklusif
MENJELANG Juni 2022 ini, organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi dijadwalkan akan menggelar Konferensi Provinsi (Konferprov). Organisasi para wartawan itu kedepan harus di isi figur muda dan lebih merakyat dan mampu menggalang seluruh pekerja pers.
PWI tidak boleh eksklusif, harus bisa melibatkan seluruh anggotanya. Baik itu peningkatan kapasitas dan perlindungan sosial kepada anggotanya.
PWI juga harus bisa menjadi rumah bersama seluruh anggotanya. Jangan cuma elit-elitnya saja yang menikmati organisasi ini.
Selama ini kami menilai PWI Riau sangat elitis dan kurang merangkul seluruh anggotanya. Kegiatan-kegiatan hanya bertumpu pada elit-elitnya saja.
Padahal PWI ini anggotanya sangat banyak, namun kami yang anggota ini sepertinya tidak merasakan nikmatnya berorganisasi PWI ini.
Kedepan PWI harus mencari sosok yang bisa menjadi harapan bagi anggotanya yang tersebar di 12 kabupaten/kota.
Pemimpinnya harus bisa menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh anggotanya.
Ada partisipatif, ada koloborasi seluruh anggotanya, ada tujuan dan cita-cita bersama dan dinikmati anggotanya. ***
Penulis adalah anggota PWI Riau, berdomisili di Pekanbaru.
Berita Lainnya
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Kalau Alam Sudah Menegur
Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing
Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye
RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?
Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Kalau Alam Sudah Menegur
Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing
Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye
RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?
Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama