Sempat Vakum, Sejumlah Sawmil Kayu di Kasang Kembali Beroperasi
RIAUIN.COM- Sempat vakum beroperasi beberapa waktu saja pasca razia gabungan yang dilakukan oleh DLHK Provinsi Riau Desember tahun lalu, kini sejumlah sawmil kayu di Desa Kasang kembali beroperasi.
Pantauan, Minggu (10/4/2022) puluhan tual kayu bulat gelondongan terlihat berjejer dipelataran halaman sawmil. Kayu itu terdiri dari berbagai ukuran. Namun ada juga yang sudah diolah menjadi kayu pecahan.
Menurut salahseorang pekerja yang tak mau namanya ditulis menerangkan bahwa, kayu gelondongan itu berasal dari berbagai tempat, salahsatu dari hutan Cengar dan hutan di Hulu Kuantan dan lain lain.
"Rata rata kayu kebun," jelasnya.
Sepengetahuannya, kayu itu setelah diolah dijual untuk memenuhi pasaran lokal dan ada juga dibawa ke Medan.
Sawmil di Desa Kasang ini Desember lalu pernah digerebek oleh tim razia gabungan dari DLHK Provinsi Riau. Saat penggerebekan petugas sempat menyita mesin sawmil.

Selain mesin sawmil, waktu itu petugas sempat menyita ratusan tual kayu gelondongan. Kayu tersebut disimpan saat ini di dekat Pos Kehutanan yang terletak di Desa Kasang.
Meskipun sempat vakum beroperasi, namun kini enam titik sawmil kembali beroperasi. Sawmil tersebut beroperasi siang dan malam.
Sementara pantauan, Sabtu kemarin di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Sumpu, Kecamatan Hulu Kuantan, puluhan tual kayu terlihat keluar memakai mobil bak terbuka. Kayu tersebut sudah diolah menggunakan sinso didalam hutan. Sampai kini penjarahan hutan terus berlangsung.
Kepala UPT KPH Kabupaten Kuansing Abriman saat dikomfirmasi seputar kembalinya beroperasi sawmil kayu di Desa Kasang belum memberikan tanggapan sampai berita ini ditayangkan.hen
Berita Lainnya
Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027