PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Satpol PP Inhil Bongkar Puluhan Lapak PKL
TEMBILAHAN, Riauin.com - Petugas Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membongkar puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar Yos sudarso, Tembilahan, Jum'at (28/07/2017).
Tindakan tegas tersebut disinyalir ketidak patuhan para pedagang. Pasalnya, keberadaan sejumlah lapak tampak memakan badan jalan.
Sore itu, petugas Satpol PP dibantu oleh tim gabungan dari Polres Inhil dan Kodim 0314/Inhil hingga proses penertiban tuntas dengan tertib dan kondusif.
Kepala Satpol PP Inhil, TM Syaifullah mengatakan, pihaknya sudah memberikan sudah peringatan terlebih dahulu kepada pemilik lapak sebelum penertiban berlangsung.
Bahkan, pihaknya juga meminta para PKL mengosongkan lapak dan membongkarnya sendiri.
"Sesuai prosedur tentu kami layangkan surat peringatan dulu. Jauh sebelum penertiban hari ini, bahkan terakhir kami ingatkan lagi," tegasnya.
Sebagian besar, lanjutnya, pedagang yang berjualan di badan jalan tersebut sudah memilik tempat, hanya saja mereka membuka cabang lain untuk menambah tempat penghasilan.
"Mereka kami tertibkan karena berada di zona merah (tempat yang memang dilarang berjualan, red). Kami sudah ingatkan sejak beberapa kali, tapi penertiban baru terealisasi hari ini," tuturnya.(mcr)
Tindakan tegas tersebut disinyalir ketidak patuhan para pedagang. Pasalnya, keberadaan sejumlah lapak tampak memakan badan jalan.
Sore itu, petugas Satpol PP dibantu oleh tim gabungan dari Polres Inhil dan Kodim 0314/Inhil hingga proses penertiban tuntas dengan tertib dan kondusif.
Kepala Satpol PP Inhil, TM Syaifullah mengatakan, pihaknya sudah memberikan sudah peringatan terlebih dahulu kepada pemilik lapak sebelum penertiban berlangsung.
Bahkan, pihaknya juga meminta para PKL mengosongkan lapak dan membongkarnya sendiri.
"Sesuai prosedur tentu kami layangkan surat peringatan dulu. Jauh sebelum penertiban hari ini, bahkan terakhir kami ingatkan lagi," tegasnya.
Sebagian besar, lanjutnya, pedagang yang berjualan di badan jalan tersebut sudah memilik tempat, hanya saja mereka membuka cabang lain untuk menambah tempat penghasilan.
"Mereka kami tertibkan karena berada di zona merah (tempat yang memang dilarang berjualan, red). Kami sudah ingatkan sejak beberapa kali, tapi penertiban baru terealisasi hari ini," tuturnya.(mcr)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan