PILIHAN
Satpol PP Inhil Bongkar Puluhan Lapak PKL
TEMBILAHAN, Riauin.com - Petugas Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membongkar puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar Yos sudarso, Tembilahan, Jum'at (28/07/2017).
Tindakan tegas tersebut disinyalir ketidak patuhan para pedagang. Pasalnya, keberadaan sejumlah lapak tampak memakan badan jalan.
Sore itu, petugas Satpol PP dibantu oleh tim gabungan dari Polres Inhil dan Kodim 0314/Inhil hingga proses penertiban tuntas dengan tertib dan kondusif.
Kepala Satpol PP Inhil, TM Syaifullah mengatakan, pihaknya sudah memberikan sudah peringatan terlebih dahulu kepada pemilik lapak sebelum penertiban berlangsung.
Bahkan, pihaknya juga meminta para PKL mengosongkan lapak dan membongkarnya sendiri.
"Sesuai prosedur tentu kami layangkan surat peringatan dulu. Jauh sebelum penertiban hari ini, bahkan terakhir kami ingatkan lagi," tegasnya.
Sebagian besar, lanjutnya, pedagang yang berjualan di badan jalan tersebut sudah memilik tempat, hanya saja mereka membuka cabang lain untuk menambah tempat penghasilan.
"Mereka kami tertibkan karena berada di zona merah (tempat yang memang dilarang berjualan, red). Kami sudah ingatkan sejak beberapa kali, tapi penertiban baru terealisasi hari ini," tuturnya.(mcr)
Tindakan tegas tersebut disinyalir ketidak patuhan para pedagang. Pasalnya, keberadaan sejumlah lapak tampak memakan badan jalan.
Sore itu, petugas Satpol PP dibantu oleh tim gabungan dari Polres Inhil dan Kodim 0314/Inhil hingga proses penertiban tuntas dengan tertib dan kondusif.
Kepala Satpol PP Inhil, TM Syaifullah mengatakan, pihaknya sudah memberikan sudah peringatan terlebih dahulu kepada pemilik lapak sebelum penertiban berlangsung.
Bahkan, pihaknya juga meminta para PKL mengosongkan lapak dan membongkarnya sendiri.
"Sesuai prosedur tentu kami layangkan surat peringatan dulu. Jauh sebelum penertiban hari ini, bahkan terakhir kami ingatkan lagi," tegasnya.
Sebagian besar, lanjutnya, pedagang yang berjualan di badan jalan tersebut sudah memilik tempat, hanya saja mereka membuka cabang lain untuk menambah tempat penghasilan.
"Mereka kami tertibkan karena berada di zona merah (tempat yang memang dilarang berjualan, red). Kami sudah ingatkan sejak beberapa kali, tapi penertiban baru terealisasi hari ini," tuturnya.(mcr)
Berita Lainnya
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Banjir Kembali Genangi Inhil, Jumlah Korban Terdampak Belum Diketahui
Diduga Akibat Korsleting Arus Pendek, Ruang Kabag Kesra Pemkab Inhil Hangus Terbakar
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Banjir Kembali Genangi Inhil, Jumlah Korban Terdampak Belum Diketahui
Diduga Akibat Korsleting Arus Pendek, Ruang Kabag Kesra Pemkab Inhil Hangus Terbakar