Viral, Dua Pemuda Ini Angkut Lumba-lumba Pakai Motor, Warganet Berang
RIAUIN.COM - Beredar sebuah video yang memperlihatkan seekor lumba-lumba yang diduga terdampar di pantai Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) diangkut menggunakan motor. Video yang diunggah pada Jum'at (10/9/2021) oleh akun Instagram @christian_joshuapale itu langsung viral.
Dalam video terlihat dua orang pemuda mengangkut hewan dilindungi tersebut menggunakan motor bebek. Lumba-lumba bewarna hitam tersebut diletakkan ditengah-tengah jok motor secara melintang. Sebelum membawa pergi, seorang teman dari kedua pemuda itu terlihat melepaskan tali dari lumba-lumba tersebut. Mirisnya, dari mulut lumba-lumba terlihat air masih mengalir keluar.
Dalam video yang beredar luas itu dan telah ditonton puluhan ribu kali itu, tidak menjelaskan kemana kedua pemuda tersebut membawa lumba-lumba malang itu.
Namun, dalam unggahan @christian_joshuapale di laman Instagramnya menuliskan bahwa ia berharap kejadian ini segera ditindak lanjuti oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
"Kpd YTH Bupati, Pemda, aparatur daerah Kota Bima-NTB, mohon ini ditindak lanjuti kasus terdamparnya mamalia laut yang dilindungi, kenapa bisa warganya bawa dan tidak langsung dilepas dilaut," tulisnya.
Aksi kedua pemuda tersebut memicu beragam komentar dari warganet, sebagian dari mereka menyayangkan tindakan kedua orang itu.
"Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, semua jenis lumba-lumba air laut dilindungi," tulis @dedekparinduri.
"Beginilah kalo masyarakat kurang edukasi dalam hal lingkungan dan kelestarian alam. Kurang pendidikan hasilnya memang mengkhawatirkan," tulis @ria_adracreation.
"astaghfirullaah.. ada aja kelakuan +62???," tulis @acimoholic.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang perihal lumba-lumba terdampar yang diangkut warga tersebut. -dn
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol