Sopir Truk Keluhkan Pungli Preman di Tambusai Utara Rohul
RIAUIN.COM - Sejumlah sopir truk yang melintas jalan provinsi di Tambusai Utara, Kabupaten Rohul, mengaku resah adanya aksi punggutan liar (pungli) yang dilakukan sejumlah preman setempat.
Aksi pungli yang sudah berlangsung lama ini berada di Km 9 dan Km 11 Desa Mahato, Kecamatan Tambusai. Sejumlah preman memalak sopir truk agar membayar uang lewat antara Rp30 ribu - Rp50 ribu setiap lewat jalan tersebut.
Pantauan Riauin.com di lokasi, memang terlihat setiap truk yang lewat distop preman. Sambil menyodorkan tangannya ke sopir truk untuk mengambil uang pungli itu.
Salah seorang sopir truk, Nst (58) kepada Riauin.com mengaku, sejak beberapa bulan terakhir, setiap truknya melewati dua titik jalan provinsi itu, selalu diminta uang oleh sejumlah preman. Jika tidak diberi, mereka akan memaksa dan mengamuk.
"Saya khawatir kalau tak dikasih nanti mereka merusak truk saya. Sopir-sopir lain juga mengeluhkan pungli ini, sebab perilaku mereka sudah meresahkan," ujar Nst yang baru saja terpaksa memberi preman itu uang Rp30 ribu, Sabtu (28/8/2021).
"Kita minta pihak kepolisian bertindak cepat untuk menangkap puluhan preman yang melakukan pungli ini," harapnya kepada Riauin.com.
Nst yang didampingi 2 orang rekannya sesama sopir truk mengeluhkan berkurangnya penghasilan mereka karena harus membayar "uang takut" kepada sejumlah preman saat melintas jalan provinsi di Mahato.
"Uang jalan kita terpaksa dikurangi karena harus membayar pungli ke preman. Tolong polisi segera bertindak," ujarnya.
Menyikapi persoalan pungli preman itu, Kapolres Rokan Hulu AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP D Raja Putra Napitupulu saat dikonfirmasi Riauin.com, berjanji segera menertibkan pelaku pungli itu.
"Pelaku sudah saya panggil, bahkan Kades Mahato juga, nanti kita buat surat pernyataan kepada mereka yang sering meminta uang di jalan," jelas Kapolsek.--yusri.
Berita Lainnya
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Gunakan Merkuri, Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Pelalawan Digerebek Polisi
KPK Bidik Aliran Uang Suap Bupati Kuansing Nonaktif Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli Antoni
Lima Penambang Emas Ilegal Diciduk di Kawasan Hutan Ukui, Polisi Sita Merkuri hingga Hasil Tambang
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Gunakan Merkuri, Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Pelalawan Digerebek Polisi
KPK Bidik Aliran Uang Suap Bupati Kuansing Nonaktif Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli Antoni
Lima Penambang Emas Ilegal Diciduk di Kawasan Hutan Ukui, Polisi Sita Merkuri hingga Hasil Tambang