Banjir Bandang Terjang Jerman-Belgia, 128 Orang Tewas dan 1.300 Hilang
RIAUIN.COM - Setidaknya 128 orang tewas sementara ratusan orang lainnya hilang saat banjir bandang menerjang wilayah Eropa Barat, Kamis (16/7/2021) lalu. Menurut pihak berwenang pada Jumat (16/7), upaya penyelamatan skala besar terus dilakukan.
Wilayah dengan dampak kerusakan terberat dialami Jerman dan Belgia. Mengutip CNN, perumahan warga di dua negara tersebut terendam banjir dan beberapa mobil warga juga terjepit di antara puing-puing bangunan.
Di Jerman, berdasarkan data AFP, sedikitnya 108 tewas akibat banjir di dua negara bagian, distrik Ahrweiler jadi wilayah yang paling parah terdampak. Sementara di Belgia, korban tewas mencapai 20 orang.
Pihak berwenang negara bagian Rhineland-Palatinate melaporkan sediktinya 1.300 orang hilang dalam musibah ini. Pencarian besar-besaran pun masih terus dilakukan.
"Ujungnya belum terlihat," ujar Ulrich Sopart dari kantor kepolisian Koblenz, Rhineland-Palatinate.
Pihak berwenang berharap misi pencarian bisa segera menemukan korban hilang, terutama kini jaringan telepon mulai dipulihkan.
Akibat musibah ini, setidaknya 165 ribu orang di Rhineland-Palatinate dan Rhine-Westphalia Utara tidak mendapat pasokan lisrik.
Sementara itu, korban tewas di North Rhine-Westphalia kini berjumlah 43 orang sedangkan di Rhineland-Palatinate telah meningkat menjadi 62 jiwa dan 362 warga mengalami luka-luka.
Banjir di Jerman barat dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, bendungan di sepanjang sungai Rur di negara bagian North Rhine-Westphalia jebol pada Jumat (16/7) malam. Dalam musibah itu sekitar 700 warga di Ophoven dievakuasi ke lokasi yang aman.
Guna mencegah korban bertambah, petugas telah menerjunkan tim untuk memantau dengan cermat waduk-waduk di wilayah tersebut.
Lebih lanjut pihak berwenang melaporkan jika cuaca tidak bertambah buruk, warga North Rhine-Westphalia yang tinggal di pengungsian kemungkinan besar dapat kembali ke rumah mereka pada hari Minggu (18/7) besok.
Dari hasil pemantauan drone pada hari sebelumnya, petugas tidak menemukan kerusakan yang signifikan. Petugas juga telah membuka saluran yang tersumbat untuk membantu penyaluran air.
Dalam musibah ini, pemerintah Jerman telah mengerahkan 850 tentara untuk membantu proses evakusi korban. -dn
Berita Lainnya
KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi
Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai
KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak
Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau
KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS
MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD
KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi
Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai
KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak
Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau
KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS
MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD