1.100 Barel Benzene Terbakar, Pertamina: Penyebab Kebakaran Kilang Cilacap Belum Diketahui
RIAUIN.COM - Salah satu tangki milik Pertamina yang berisi benzene di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, terbakar. Insiden tersebut terjadi pada Jum'at, (11/6) sekira pukul 19.30 WIB.
Pada saat terbakar, tangki di area bundwall hanya berisikan 1/3 produk Benzene atau sebanyak 1.100 barel dari kapasitas tanki 3.000 barel. Benzene adalah produk kilang yang merupakan bahan dasar untuk petrochemical, tidak terkait dengan produk BBM atau LPG.
Area Manager Communication, Relations, & CSR RU IV Cilacap - Sub Holding Refining & Petrochemical Pertamina, Hatim Ilwan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui penyebab terbakarnya salah satu kilang tersebut.
"Kebakaran terjadi di salah satu area tangki penyimpanan yang lokasinya berada jauh di dalam kompleks kilang, bukan kilang atau pabrik pengolahannya. Penyebab kebakaran belum diketahui," terang Hatim Ilwan, lewat keterangan tertulis, Sabtu (12/6).
Pertamina juga memastikan tidak ada warga setempat yang terdampak insiden kebakaran yang terjadi pada Jumat (11/6) malam tersebut.
Hingga saat ini pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali. Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan foam monitor untuk mengarahkan penyemprotan foam ke titik api. Puluhan tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Walalupun terjadi kebakaran, Kilang Cilacap juga masih dapat beroperasi normal. Pertamina juga memastikan pasokan BBM serta LPG tidak akan terganggu. -dn
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol