Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
Bupati Berjiwa Tinta
Warga Pandeglang Dihebohkan dengan Penemuan Patung Diduga Ganesha
RIAUIN.COM - Penemuan patung berbentuk kepala gajah di area persawahan menggegerkan warga Kampung Pamatang, Desa Mekarwangi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Benda yang diduga patung Ganesha itu ditemukan pada Jumat (28/5) di area persawahan milik warga bernama Yahya. Diameter patung itu berukuran 1,5 meter.
Lokasi tempat ditemukannya benda itu kemudian didatangi oleh kelompok pecinta sejarah, Yayasan Balaputra Salakanagara. Lokasi penemuan sudah diberi tanda dengan tali.
Salah satu anggota dari yayasan tersebut, Dadan Nurdiansyah, mengatakan penemuan patung di lokasi itu pertama kali diketahui pada 2020. Saat itu ditemukan patung lingga yoni dan patung menyerupai bayi gajah.
"Pertama itu ditemukan lingga yoni, yang orang sini menyebutnya tugu. Pas kita gali seperlunya, ternyata ada (ditemukan) baby Ganesha-nya, dan batu menyerupai gajah, dan kita pun memperluas pencarian," ucap Dadan kepada awak media, Jumat (28/5).
Ia menduga tiga patung itu berumur 1.800 tahun dan merupakan peninggalan para penganut Hindu Siwa pada zama dulu. Meski begitu, penelitian lanjutan masih perlu dilakukan untuk memastikan patung itu.
Ditambah, patung itu juga dikaitkan dengan Kerajaan Salakanagara yang pernah ada di Banten pada abad kedua. "Tapi kita dalami lagi, apakah ini ada kaitannya dengan Kerajaan Salakanagara," imbuhnya.
Dadan mengatakan, warga menyebut lokasi penemuan patung itu dengan Situs Gajah Gumarang. Sebab, warga percaya leluhur mereka berasal dari Gajah Gumarang dan Gajah Barunang.
Yahyayang merupakan pemilik sawah mengatakan ia tak tahu dengan batu patung yang berada di sawah miliknya. Sebab, ia mengira batu itu adalah benda biasa yang ada di area perasawahan.
"Saya sih enggak tahu, itu patung Ganesha katanya, saya tahunya batu congcot aja", ujarnya.
Ia mempersilakan tim untuk menyisir lokasi usai mendapat arahan dan penjelasan terkait penemuan tersebut.
"Kalau saya tahu itu batu Ganesha dari dulu tidak bakalan saya injak kali. Pasti saya bersihkan," kata Yahya. -dn
Berita Lainnya
Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global