80 Orang Tewas Dalam Bentrokan di Kota Bago Myanmar, Total Melebihi 700
RIAUIN.COM - Lebih dari 80 orang dikabarkan tewas di tangan pasukan keamanan Myanmar dalam bentrokan di kota Bago, Myanmar. Lewat tambahan angka kematian ini, jumlah demonstran tewas di Myanmar sejak awal kudeta lalu telah melampaui 700, berdasarkan data terbaru Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Sipil (AAPP) pada Sabtu, 10 April 2021.
Personel militer Myanmar dikabarkan telah mengambil sejumlah jasad pedemo dan menaruh mereka di sebuah kuil. AAPP mengingatkan bahwa angka sebenarnya dari korban tewas di Myanmar bisa jauh lebih tinggi dari estimasi saat ini.
Dilansir dari laman BBC pada Minggu, 11 April 2021, sejumlah saksi mata di kota Bago mengaku melihat sekelompok prajurit menggunakan senjata berat dan melepaskan tembakan ke arah objek apapun yang bergerak.
Kematian lebih dari 80 pengunjuk rasa di Bago, area dekat kota Yangon, dikabarkan terjadi sepanjang Jumat kemarin. Namun angka 80 kematian baru diketahui satu hari setelahnya dari keterangan sejumlah warga yang melarikan diri ke beberapa desa terdekat.
"Sudah seperti terjadi genosida. Mereka menembaki apapun, bahkan bayangan pun mereka tembak," ucap seorang koordinator aksi protes, Ye Htut, kepada media Myanmar Now.
Masih menurut laporan AAPP, sekitar 3.803 orang telah ditangkap junta militer Myanmar terhitung sejak awal kudeta. Dari total tersebut, sebanyak 3.012 di antaranya masih ditahan.
Karen Khin, seorang aktivis anti-kudeta Myanmar, menilai junta militer terlihat semakin ingin menyudahi gerakan perlawanan warga dengan meningkatkan aksi kekerasan setinggi mungkin. Ia menyebut hal ini terlihat dari pasukan keamanan Myanmar yang mulai menggunakan persenjataan berat alih-alih senjata biasa.
Militer Myanmar melakukan kudeta pada 1 Februari lalu yang diawali dengan penahanan sejumlah tokoh penting, termasuk pemimpin de facto Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.
Tak lama usai kudeta, warga Myanmar pun turun ke jalan dan menggelar aksi protes masif hingga saat ini. Junta Myanmar merespons aksi pembangkangan ini dengan menggunakan aksi kekerasan meski komunitas internasional telah berulang kali melayangkan kecaman keras. -dani
Berita Lainnya
KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi
Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai
KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak
Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau
KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS
MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD
KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi
Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai
KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak
Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau
KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS
MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD