Tanyakan SKB 3 Menteri, Microfon Anggota DPR Ini Dimatikan Pimpinan Rapat
RAIUIN.COM – Ada tragedi terulang saat anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus menyampaikan pandangannya dalam rapat paripurna DPR pada 10 Februari 2021 kemarin.
Microfon miliknya dimatikan oleh pimpinan rapat saat dia tengah menyampaikan pandangannya tentang SKB 3 menteri soal seragam sekolah.
Video Guspardi Gaus yang microfonnya dimatikan itu viral di media sosial.
Dilihat dari Youtube DPR RI pada hari ini, Jumat (12/2/202), momen dimatikan microfon Guspardi oleh pimpinan rapat paripurna terjadi saat dia meminta penjelasan kepada pimpinan sidang terkait SKB 3 Menteri.
"Saya meminta kepada pimpinan untuk bisa menjelaskan apa yang menjadi... (microfon kemudian mati)," kata Guspardi.
Pernyataan yang belum sepenuhnya dia utarakan itu terputus lantaran microfonnya dimatikan oleh pimpinan sidang.
Salah satu pimpinan rapat langsung memotong pernyataan Guspardi dan menyebut aspirasinya sudah didengar. Selang beberapa detik, kemudian pimpinan rapat memberikan waktu untuk anggota DPR lainnya dalam menyampaikan aspirasi.
Diketahui, dalam penyampaian asprasinya kepada pimpinan, Guspardi Gaus yang merupakan anggota DPR dapil Sumbar menyatakan bahwa surat keputusan bersama (SKB) 3 menteri sangat berlebihan dalam menyikapi kejadian yang hanya satu dari sekian banyak sekolah. Dia pun menyebut SKB itu tidak sesuai dengan aturan yang lebih tinggi.
"Saya memandang bahwa SKB bertentangan dengan UUD 1945 pasal 29, ayat 1 dan ayat 2, di mana negara memberi kebebasan untuk menjalankan agamanya," kata Guspardi dalam sidang Paripurna DPR.
Selain itu, lanjutnya, SKB tersebut juga bertentangan dengan UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Di mana, tujuan pendidikan nasional adalah menjadikan manusia beriman dan bertakwa. - gha
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing