Jalan Lukun-Sungai Tohor Selesai, Warga: Alhamdullilah, Mimpi Kami Jadi Kenyataan
RIAUIN.COM - Warga Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Meranti menyampaikan rasa syukur karena impian mereka selama ini telah terwujud atas terealisasinya Jalan Lintas Lukun-Sungai Tohor.
Dampak yang dirasakan warga sangat besar, karena saat ini sudah bisa menuju Kota Selatpanjang dengan menggunakan jalur darat.
Salah seorang tokoh masyarakat Husni Gamal tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya, setelah menikmati jalan darat Lukun-Sungai Tohor. Sebab, selama ini warga hanya menggunakan jalur laut untuk bepergian ke Selatpanjang.
"Alhamdullilah, impian warga Tebingtinggi selama ini sudah terwujud.
Sebab, warga sudah bisa menggunakan jalur darat menuju Kota Selatpanjang," ujarnya kepada Riauin.com, Kamis (8/1/2021).
Camat Tebingtinggi Timur Tunjiarto juga menyampaikan hal yang sama. Terwujudnya pembangunan jalan Lukun-Sungai Tohor ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Meranti terhadap daerahnya.
"Alhamdullilah, dengan selesainya pembangunan jalan ini semakin mempermudah warga menuju Selatpanjang. Waktu yang ditempuh cuma 45 menit dan biaya perjalanan pun semakin murah," jelasnya.
Sebelum akses jalan Lukun-Sungai Tohor ini selesai, lanjutnya, warga yang ingin ke Kota Selatpanjang harus menggunakan jalur laut naik speadboat dengan ongkos Rp50 ribu. Waktu yang ditempuh mencapai 3 jam.
"Sekarang, kapan saja warga bisa berangkat ke Selatpanjang dengan sepeda motor. Tak habis minyak motor satu liter dan biaya untuk menyeberang cuma Rp10 ribu," jelasnya.
Tokoh pemuda Sungai Tohor Amril menyampaika terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Meranti serta semua pihak yang terlibat langsung dalam penyelesaian jalan Lukun-Sungai Tohor ini.
"Alhamdullilah, mimpi kami menjadi nyata. Dengan terbukanya jalan lintas ini memudahkan masyarakat berurusan ke ibukota kabupaten serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Tebingtinggi Timur," tutur Engah Am ini.--syah.
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang