Pelaku Usaha Obat dan Kosmetik Ilegal di Pekanbaru Ditangkap Polisi
RIAUIN.COM - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil membongkar perdagangan obat dan kosmetik ilegal di Pekanbaru. Selain puluhan jenis obat dan kosmetik, petugas juga bekuk satu orang pelaku berinisial TB.
Dirkrimsus Polda Riau, Kombes Pol Andri Sudarmadi mengatakan operasi penggrebekan ini dilakukan pada Selasa (19/01) lalu. Dimana sebelumnya petugas mendapatkan informasi terkait adanya usaha jual beli obat dan kosmetik yang tak dilengkapi dengan surat izin dari pemerintah.
"Usaha ini beroperasi di salah satu rumah milik pelaku TB yang berlokasi di Perumahan Grand Mutiara, jalan Mutiara, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru," bebernya.
Cerita Andri, pelaku mengedarkan barang ilegal itu secara online, yakni melalui aplikasi Shopee. Sementara, untuk membongkar tindakan melawan hukum ini, pihaknya melakukan undercover buy dengan cara memesan atau membeli produk kosmetik tersebut.
Selanjutnya, pada Selasa (19/01) petugas bertemu dengan kurir pengantar jasa skspedisi J&T yang mengantarkan kosmetik dan obat dari pelaku. Selanjutnya petugas melakukan pengecekan terhadap kosmetik itu dan diketahui tidak dilengkapi dengan izin edar dari Balai POM.
"Kita langsung melakukan pendalaman dan penggrebekan ke rumah pelaku. Benar saja, kita temukan ada 27 jenis obat dan kosmetik yang diperjualbelikan pelaku," ujarnya, Selasa (26/1/2021).
Obat dan kosmetik tersebut seperti Oestrogel 22 kotak, Oestradiol benzoate injection 25 kotak, Estradiol valerate injection usp/progynon depot 77 kotak, Reten five 17 kotak, Proluton depot 78 kotak, Diane-35 6 kotak, Duoton fort t.p. Injection 12 kotak.
Ada pula Androcur 50 mg tablet 31 kotak, Zam-buk 14 kotak, Oc-35 9 kotak, Hyles 100 5 kotak, Androcur 100 mg tablet 5 kotak, Hiruscar postacne 6 kotak, Cyclo-progynova 157 kotak, Estromon 10 kotak L.D.B 4 Botol, Lamoon 18 kotak, Pherone (mask) 5 kotak, Extra white 1 kotak, Mesotherapy 5 kotak, Pherone ( capsules) 20 kotak, V-c injection 248 kotak, Luthione 1 kotak, Cindella 1 kotak, Vitamin c 1 kotak, Phenokinon “f” 920 kotak, dan Levonorgestrel and quinestrol tablets 2120 kotak.
" Pelaku sudah kita amankan, kini sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.--mcr/nal.
Berita Lainnya
Sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Tuntaskan Banjir Depan RS Awal Bros
Sentuhan Baru Kawasan Stadion Utama, Pemko Pekanbaru Sulap Jalan Naga Sakti Jadi Sentra UMKM Aman
Penataan Kawasan Pasar Kodim, Pemko Pekanbaru Fokus Relokasi Pedagang Jalan Teratai ke Pasar Higienis
Pemko Pekanbaru Sasar Peningkatan Pelayanan Publik, Walikota Lantik Puluhan Lurah dan Kasi
Langkah Antisisipasi Banjir, Jalur Air Jalan Suka Karya Pekanbaru Diperluas
Pemko Pekanbaru Benahi Drainase dan Jalan Pasar Teratai, PKL Senapelan Mulai Direlokasi
Sinergi Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Tuntaskan Banjir Depan RS Awal Bros
Sentuhan Baru Kawasan Stadion Utama, Pemko Pekanbaru Sulap Jalan Naga Sakti Jadi Sentra UMKM Aman
Penataan Kawasan Pasar Kodim, Pemko Pekanbaru Fokus Relokasi Pedagang Jalan Teratai ke Pasar Higienis
Pemko Pekanbaru Sasar Peningkatan Pelayanan Publik, Walikota Lantik Puluhan Lurah dan Kasi
Langkah Antisisipasi Banjir, Jalur Air Jalan Suka Karya Pekanbaru Diperluas
Pemko Pekanbaru Benahi Drainase dan Jalan Pasar Teratai, PKL Senapelan Mulai Direlokasi