• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
13 Juli 2026
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
13 Juli 2026
Sejuk di Tengah Bising
12 Juli 2026
Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
11 Juli 2026
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
10 Juli 2026

  • Home
  • Pilkada

Dunia Soroti Strategi Indonesia Dahulukan Vaksinasi Para Pekerja, Bukan Lansia

Redaksi

Rabu, 06 Januari 2021 07:45:42 WIB
Cetak
Polisi bersenjata menjaga truk pengangkut vaksin Sinovac di Palembang, 4 Januari 2020. Foto/Antara/REUTERS

RIAUIN.COM - Saat Indonesia bersiap memulai vaksinasi massal melawan COVID-19, rencana memprioritaskan orang dewasa usia kerja daripada warga lanjut usia (lansia), disoroti dunia.

Strategi vaksinasi itu bertujuan mencapai kekebalan kawanan dengan cepat dan menghidupkan kembali ekonomi.

Beberapa negara seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris yang sudah mulai vaksinasi memprioritaskan lansia yang lebih rentan terhadap penyakit pernafasan.

Berikut ini adalah pandangan para ahli tentang manfaat dan risiko pendekatan Indonesia, di mana orang dewasa usia kerja akan divaksinasi setelah petugas kesehatan garis depan dan pegawai negeri. 

Indonesia berencana memulai penyuntikan massal dengan vaksin yang dikembangkan Sinovac Biotech China. 

Otoritas mengatakan belum memiliki cukup data tentang kemanjuran vaksin tersebut pada orang tua karena uji klinis yang sedang berlangsung di negara tersebut melibatkan orang berusia 18-59 tahun.

"Kami tidak melawan tren," ungkap Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Ditjen P2P Kementerian Kesehatan RI, dilansir Reuters.

Dia menambahkan pihak berwenang akan menunggu rekomendasi dari BPOM untuk memutuskan rencana vaksinasi untuk orang tua.

Saat Inggris dan Amerika Serikat memulai imunisasi dengan suntikan yang dikembangkan Pfizer Inc dan mitranya BioNTech yang menunjukkan vaksin tersebut bekerja dengan baik pada semua usia, Indonesia pada awalnya hanya memiliki akses ke vaksin Sinovac.

Indonesia memiliki kesepakatan untuk menerima 125,5 juta dosis suntikan CoronaVac Sinovac, dan 3 juta dosis pertama sudah ada di Indonesia.

Pengiriman vaksin Pfizer ke negara tersebut diharapkan dimulai pada kuartal ketiga, sedangkan vaksin yang dikembangkan AstraZeneca dan Universitas Oxford akan mulai didistribusikan pada kuartal kedua.

“Saya rasa tidak ada yang bisa terlalu dogmatis tentang pendekatan yang tepat,” ungkap Peter Collignon, profesor penyakit menular di Australian National University.

Dia menambahkan strategi Indonesia dapat memperlambat penyebaran penyakit, meskipun mungkin tidak mempengaruhi tingkat kematian.

“Indonesia melakukan hal yang berbeda dengan AS dan Eropa itu bernilai, karena ini akan memberi tahu kita (apakah) Anda akan melihat efek yang lebih dramatis di Indonesia daripada Eropa atau AS karena strategi yang mereka lakukan, tetapi saya tidak pikir semua orang tahu jawabannya," tutur dia.

Profesor Dale Fisher dari Fakultas Kedokteran Yong Loo Lin di National University of Singapore mengatakan dia memahami dasar pemikiran pendekatan Indonesia.

“Orang dewasa yang bekerja dengan umur lebih muda umumnya lebih aktif, lebih sosial dan lebih banyak bepergian sehingga strategi ini seharusnya mengurangi penularan komunitas lebih cepat daripada memvaksinasi orang yang lebih tua,” tutur dia.

“Tentu saja orang tua lebih berisiko terhadap penyakit parah dan kematian, jadi memvaksinasi mereka memiliki alasan alternatif. Saya melihat manfaat dari kedua strategi tersebut," ungkap dia.

Kekebalan Kawanan

Dengan memvaksinasi kelompok yang lebih aktif secara sosial dan ekonomi terlebih dahulu, pejabat pemerintah Indonesia berharap pemerintah dapat segera mencapai kekebalan kawanan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan negara perlu memvaksinasi 181,5 juta orang, atau sekitar 67% dari populasinya, untuk mencapai kekebalan kawanan, dan membutuhkan hampir 427 juta dosis vaksin, dengan asumsi rejimen dosis ganda dan 15% tingkat pemborosan.

Beberapa pakar skeptis tentang mencapai kekebalan kelompok karena penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memastikan apakah orang yang divaksinasi dapat menularkan virus atau tidak.

“Ada risiko orang masih mampu menularkan penyakit kepada orang lain,” ujar Hasbullah Thabrany, ketua Asosiasi Ekonomi Kesehatan Indonesia.

Pemulihan Ekonomi

Para ekonom berpendapat program vaksinasi yang berhasil yang mencakup 100 juta orang akan membantu mendorong perekonomian, karena mereka kemungkinan besar mendorong kegiatan ekonomi seperti belanja dan produksi.

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan kelompok usia 18-59 tahun memiliki kebutuhan konsumsi yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lainnya.

“Mereka bisa mendongkrak pemulihan ekonomi lebih cepat karena konsumsi rumah tangga berkontribusi lebih dari 50% bagi perekonomian Indonesia,” ujar dia seraya memperingatkan meningkatnya kasus COVID-19 di Tanah Air juga dapat berisiko menurunkan kepercayaan masyarakat.

Pandemi tersebut mendorong Indonesia, ekonomi terbesar di Asia Tenggara, ke dalam resesi pertamanya dalam lebih dari dua dekade tahun lalu, dengan perkiraan pemerintah kontraksi sebesar 2,2%.-dani


Sumber : Sindonews.com /  Editor : Effendi Rusli


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi

Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai

KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak

Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau

KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS

MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD

KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi

Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai

KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak

Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau

KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS

MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Sejuk di Tengah Bising
  • 2 Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
  • 3 Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
  • 4 Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
  • 5 Usut Suap Jabatan dan Izin Hutan Kuansing, KPK Cecar Keluarga Bupati hingga Dua Direktur Korporasi
  • 6 Bukan Soal Jabatan Politik, Juprizal Dipanggil KPK Terkait Urusan KUD Prima Sehati
  • 7 Kasus Bupati Kuansing Melebar, KPK Sita Uang Ribuan Dolar dari Ketua DPRD
  • 8 Gurita Dugaan Korupsi Bupati Kuansing Non Aktif Suhardiman Amby Mulai Dikuliti KPK
  • 9 Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
Terkini +INDEKS

OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan

13 Juli 2026
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
13 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Putus Rantai Pasokan Narkoba di Dua Zona Merah, Dua Pengedar Ditangkap
13 Juli 2026
Dishub Pekanbaru Sediakan Bus Sekolah Gratis untuk Pelajar di Rute Padat Arus Lalu Lintas
13 Juli 2026
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
13 Juli 2026
Tim Gabungan Riau Jinakkan Kebakaran Lahan Sawit di Kubu Rohil
13 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Izinkan ASN Datang Terlambat untuk Antar Anak Sekolah di Hari Pertama
13 Juli 2026
Kuota Belum Terpenuhi, Lowongan Komisaris Utama BRK Syariah Khusus Birokrat Riau Diperpanjang
13 Juli 2026
HEAT Show-Off Honda Exclusive Guncang Taman Pacu Jalur, Ribuan Warga Kuansing Padati Lokasi Acara
13 Juli 2026
Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah di Lima Lokasi Pekan Ini
13 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved