PILIHAN
Buku Nikah Numpuk di KUA se-Pekanbaru
Ilustrasi
BEBERAPA Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Kota Pekanbaru resah dan khawatir karena buku nikah banyak menumpuk di KUA. Sebab, buku nikah tersebut tidak diambil pemiliknya, sementara pihak KUA kesulitan untuk mengantarkan buku tersebut.
Seperti diungkapkan Kepala KUA Kecamatan Tampan, Junaidi, didampingi Kepala KUA beberapa kecamatan lainnya, pihaknya tidak mengetahui alasan tidak diambilnya buku nikah tersebut. Padahal buku nikah merupakan dokumen yang diperlukan untuk berbagai hal.
"Pasangan suami isteri tidak dipungut biaya mengambil buku nikah tersebut. Umumnya buku nikah yang numpuk itu merupakan buku pernikahan sebelum tahun 2000," ujarnya.
Ia menghimbau kepada pemilik agar segera mengambil atau menjemput buku tersebut. Sebab dikhawatirkan nanti hilang atau rusak. TSR
Seperti diungkapkan Kepala KUA Kecamatan Tampan, Junaidi, didampingi Kepala KUA beberapa kecamatan lainnya, pihaknya tidak mengetahui alasan tidak diambilnya buku nikah tersebut. Padahal buku nikah merupakan dokumen yang diperlukan untuk berbagai hal.
"Pasangan suami isteri tidak dipungut biaya mengambil buku nikah tersebut. Umumnya buku nikah yang numpuk itu merupakan buku pernikahan sebelum tahun 2000," ujarnya.
Ia menghimbau kepada pemilik agar segera mengambil atau menjemput buku tersebut. Sebab dikhawatirkan nanti hilang atau rusak. TSR
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla