Dukungan Mursini-Indra Tak Terbendung, Muslim: Warga Kuansing Sudah Bisa Bedakan Fakta dan Hoaks
RIAUIN.COM - Arus dukungan terhadap pasangan calon petahana, Mursini-Indra Putra semakin tak terbendung di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Fakta ini tercermin dari gelombang massa yang hadir setiap kegiatan kampanye dialogis maupun kegiatan pengukuhan tim di seluruh kecamatan.
Gelombang massa mulai dari wilayah perkotaan hingga kecamatan di sepanjang aliran Sungai Kuantan. Mereka terlihat antusias menyambut kehadiran pasangan yang memiliki slogan BERMITRA itu.
Ketua Tim Pemenangan Mursini-Indra Putra, Muslim menilai, tingginya arus dukungan kepada pasangan nomor urut 2 itu menunjukan masyarakat sudah bisa membedakan mana yang fakta dan mana yang hoaks.
“ Itu tandanya masyarakat sudah muak dengan cara berpolitik menebar hoaks. Mereka sudah cerdas berpolitik,” ujar Muslim kepada Riauin.com, Senin (9/11/2020).

Apalagi, lanjut Muslim, generasi milenial merupakan kelompok kritis dan cerdas, tidak mudah untuk dirayu dengan sandiwara politik serta memahami propaganda yang sedang dimainkan.
"Mereka bergerak melawan propaganda seperti itu. Mereka jelas tahu mana fakta dan mana fiksi," ujar Muslim.
Ketua Partai Nasdem Kabupaten Kuansing itu pun mengakui selebaran hoaks yang beredar di tengah masyarakat yang menyebutkan selama kepemimpinan Bupati Mursini tidak membangun Kuansing.
“Ini kan jelas berita hoaks, faktanya justru Mursini telah membangun secara merata. Itu sudah dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Mantan anggota DPRD Kuansing Rosi Atali menilai, kebangkitan kaum milenial terdidik untuk berdiri bersama Mursini-Indra akan mempengaruhi swing voters yang masih ragu dengan pilihannya dan undecided voters yang belum menentukkan pilihannya.
Rosi mengatakan, jumlah undecided voters dan swing voters akan semakin menipis sejalan dengan semakin dekatnya waktu pemilihan.
"Bahkan swing voters yang selama ini mendukung kandidat lain akan mulai ragu dengan pilihannya dan mulai bergeser untuk memilih Pak Mursini-Indra Putra," tutup Rosi.

Lantas kenapa orang lebih cenderung mendukung Mursini? Menurut salah seorang generasi milenial Kuansing, Ridho Prihary menyebutkan, beberapa alasan tertentu.
Menurut dia, ada satu aksioma politik yang sangat disukai George Bush dan banyak pemimpin dunia. Aksioma itu berbunyi.
"Jika engkau memiliki modal politik maka gunakanlah, jika tidak, maka modal itu akan hilang," kata Ridho.
Ketika Mursini menang pada periode awal, hampir semua orang menginginkan Mursini menggunakan aksioma ini.
Masyarakat menginginkan Mursini menggunakan modal politik yang digunakan oleh pemerintahan sebelumnya yaitu menekan lawan lawan politiknya, menciptakan rasa takut jika berseberangan dengannya.
Tapi ternyata, Mursini tidak menggunakan modal politik itu.
Dan masyarakat menganggap Mursini tidak memainkan aksioma politik ini.
Tapi, setelah pemerintahan berjalan sekian tahun, dan akan tiba lagi pemilihan di periode kedua, masyarakat akhirnya memahami hal itu.
Bahwa Mursini juga menggunakan aksioma politik ini. Hanya saja, yang dimaksud modal politik oleh Mursini berbeda dengan yang dimaksud modal politik oleh pemerintah sebelumnya.
Jika pemerintah sebelumnya menganggap menekan lawan politik dan menciptakan ketakutan jika bersebrangan dengannya adalah modal politik.
“Maka, Mursini berbeda. Dia bukan tipe pemimpin yang pendendam,” kata Ridho.
Modal politik yang dimaksud Mursini adalah menciptakan ruang demokrasi, tidak menciptakan ketakutan dan tidak menekan pada lawan lawan politiknya, “Inilah modal politik yang digunakan Mursini dalam aksioma itu,” jelasnya.
Kemudian masyarakat mulai sadar, bahwa dengan menggunakan modal politik ini akhirnya situasi politik di Kuansing cenderung kondusif dan nyaman.
“Artinya, warga ingin agar pemimpinnya tetap Mursini, agar situasi nyaman di Kuansing tetap terjaga," tutup Ridho.--hen.

Berita Lainnya
BTS dan Internet Satelit Disiapkan untuk Pulihkan Jaringan di Sumbar
KPU Pekanbaru Tetapkan PDPB Triwulan II 815.532 Pemilih
Polsek Rimba Melintang Ajak Warga Pematang Botam Ciptakan Pemilukada Damai
Pasca PSU Rohul, Dewi Juliani Apresiasi PDI-P Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau
KPU Riau Sosialisasi kepada Instansi Terkait dan Peserta Pemilu Jelang Pelaksanaan PSU
KPU Riau Kawal Persiapan PSU Pemilu 2024 di 4 Kabupaten/Kota
BTS dan Internet Satelit Disiapkan untuk Pulihkan Jaringan di Sumbar
KPU Pekanbaru Tetapkan PDPB Triwulan II 815.532 Pemilih
Polsek Rimba Melintang Ajak Warga Pematang Botam Ciptakan Pemilukada Damai
Pasca PSU Rohul, Dewi Juliani Apresiasi PDI-P Pertahankan Kursi Ketua DPRD Riau
KPU Riau Sosialisasi kepada Instansi Terkait dan Peserta Pemilu Jelang Pelaksanaan PSU
KPU Riau Kawal Persiapan PSU Pemilu 2024 di 4 Kabupaten/Kota