Gubri Ragu Tol Pekanbaru-Dumai Bisa Diresmikan Akhir Juli, Ini Masalahnya
RIAUIN.COM - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan keraguannya terkait rencana peresmian pemakaian Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) dapat dilaksanakan pada akhir bulan Juli ini. Pasalnya, Gubri baru saja mendapatkan informasi terkait adanya kendala dilapangan. Sebab, pihak kontraktor yakni Hutama Karya (HK) masih memperbaiki sejumlah titik yang rusak.
"Belum pasti. Ini masih ada lagi kerusakan dan perbaikan di Tol Pekanbaru-Dumai. Masih ada yang runtuh, saya belum bisa memastikan apakah bisa selesai akhir Juli ini. Soalnya itu terkait pekerjaan Hutama Karya (HK)," kata Syamsuar di Pekanbaru, Sabtu (18/7/2020).
Dijelaskan mantan Bupati Siak dua periode ini, saat ini pihak HK tengah mempersiapkan tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengecek kerusakan disejumlah ruas jalan tersebut.
"Ada tim ahli dari ITB yang dipersiapkan oleh HK untuk mengecek kenapa ini runtuh dan turun lagi, kemarin sudah diperbaiki turun lagi. Kita tunggu lah keputusan HK, kalau sudah oke tentu hasilnya akan dilaporkan nanti ke pusat untuk persiapan peresmiannya," jelas Syam.--mcr/nal.
Berita Lainnya
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru