PILIHAN
Masyarakat Diminta Jujur
52 Tenaga Medis Terpapar Corona, Jayapura Terbanyak di Papua
Seorang tenaga medis yang menggunakan APD lengkap sedang bertugas di rumah sakit. /CNNIndonesia
PAPUA, RiauIN.com- Kabupaten Jayapura menjadi penyumbang terbanyak tenaga medis yang terpapar Corona.
Hal itu disampaikan Tim percepatan penanganan Covid-19 Papua yang mengumumkan jumlah pasien positif Corona (Covid-19). Terdapat 52 tenaga medis yang terinfeksi positif Corona hingga Minggu (7/6/2020).
Data ini disampaikan Satgas Covid-19 masing-masing wilayah di Papua. Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Papua, dr Silwanus Sumule menyampaikan, sampai dengan hari ini, Kabupaten Jayapura menjadi daerah terbanyak yang menyumbang tenaga medis terpapar Corona.
“Tenaga medis yang terpapar Covid-19 ini kebanyakan berasal dari Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Jadi, ada sebanyak 52 orang, di mana dalam minggu ini ada penambahan 18 tenaga medis yang positif Corona,†kata dr Silwanus, Minggu, (7/6/2020).
Dia mengatakan, penambahan kasus baru positif tenaga medis ini berasal dari Kota Jayapura sebanyak 5 orang. Lalu, 13 orang dari Kabupaten Jayapura.
Dia menjelaskan penyebab tenaga medis tertular Corona disebabkan tiga hal. Pertama, karena adanya kontak dengan pasien yang positif. Kedua, tertular antar tenaga medis dan yang ketiga saat mengganti alat pelindung diri atau APD.
"Yang kami sayangkan penularan akibat kontak dengan pasien yang datang berobat. Akibat dari ketidak jujuran masyarakat yang datang berobat ke rumah sakit,“ jelasnya.
Silwanus melanjutkan bila masyarakat yang datang berobat ke rumah sakit atau Puskesmas sebaiknya jujur menyampaikan kondisi klinis. Kata dia, penting agar jujur mengatakan bila pernah kontak dengan pasien positif Corona.
"Kalau ada satu tenaga medis yang tertular akibat kontak dengan pasien yang tidak jujur, maka risikonya tenaga medis tersebut bisa menularkan lagi ke tenaga medis lainnya," sebutnya.
Pun, kata dia, petugas medis di Papua saat ini sudah kewalahan merawat pasien Covid-19 yang terus bertambah jumlahnya. Hal ini ditambah beban tugas tenaga medis yang semakin berat.
Ia berpesan kepada para tenaga medis di Papua agar selalu memperhatikan kesehatan. Kata dia, jangan lengah memperhatikan APD yang digunakannya.
Selain itu, protokol penanganan pasien Covid-19 harus terus ditaati serta meningkatkan imun tubuh dengan makanan bergizi.
“Saya berharap agar semua warga di Papua untuk memberikan dukungan kepada para tenaga medis, baik dengan doa maupun dengan dukungan lainnya,†ujarnya. ***
Sumber : Sumber: Viva.co.id /
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing