PILIHAN
Lurah Theo Pandu Janji Lapor ke Pimpinan
Hampir Sebulan Jalan Pemda Pangkalan Kerinci Tergenang, Penuh Lumut dan Berbau
Keadaan Jalan Pemda Pangkalan Kerinci Kota selalu tergenang air, penuh lumpur dan lumut. /sijon
PELALAWAN, RiauIN.com - Hampir satu bulan belakangan ini Jalan Pemda Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, tepatnya di depan Perumahan Griya Mutiara Kerinci RT 01/RW 09, selalu tergenang.
Kondisi jalan yang terletak di tengah kota tersebut terlihat sangat memprihatinkan. Hal ini akibat badan jalan genangan air sudah bercampur lumpur dan lumut. Sekarang jalan tersebut sudah mengeluarkan aroma tidak sedap.
"Kalau melintas harus ekstra hati-hati, sebab permukaan jalan menjadi licin dan rawan terpeleset," kata Marwan (30), Minggu (10/5/2020).
Sampai berita ini diturunkan belum ada pihak turun kelokasi melihat kondisi jalan tersebut. Warga sangat berharap kepada Pemkab Pelalawan meminta agar persoalan ini cepat teratasi sebelum memakan korban.
Sementara itu Lurah Pangkalan Kerinci kota Theo Pandu, ketika ditemui di ruang kerjanya mengatakan telah mendapat kabar dari ketua RT setempat.
"Kemarin memang sudah mendapat kabar tentang jalan tersebut. Kita tidak bisa memutuskan. Nanti kami laporkan ke pimpinan. Saya juga surati instansi terkait, supaya bisa ditindaklanjuti keluhan warga," kata Lurah Theo Pandu, sembari meminta kepada masyarakat agar bersabar.
Keluhan yang sama juga diutarakan, warga jalan Pemda lainnya, Rita (38). Dia menjelaskan apabila turun hujan maka badan jalan akan tergenang dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, atau 50 cm lebih.
"Jika hujan lebat seperti Kamis (7/5/2020) kemarin, halaman yang tinggi ini sudah penuh sama air. Bahkan sampai masuk ke rumah warga kalau tidak ada plat besi yang menghalang di pagar, semua ini akan rata sama air," kata Rita
Tidak hanya Rita, warga lainnya Ken (26) yang merupakan salah sorang pedagang es, ia mengaku sering tidak bisa berjualan dan terkendala oleh genangan air tersebut.
"Jika turun hujan tempat saya pertama kali terendam bang. Satu deretan ini kami kena semua. Saya kalau hujan tidak bisa tidur disini, harus mengungsi ke rumah saudara. Parahnya sekarang sudah tidak hujan air pun tergenang. Kami berharap pemerintah lekas memperbaikinya," harap Ken.(jon)
Berita Lainnya
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
Aksi Damai APDK-P Diterima Pemkab Pelalawan, Rekomendasi Lahan Segera Ditindaklanjuti
Polsek Bunut Pantau Lahan Jagung di Desa Petani, Gagal Panen akibat Hama dan Kemarau RIAUIN.COM
Propam Polres Pelalawan Proses Kode Etik Briptu YW Terkait Dugaan Persetubuhan dan Aborsi
Wabup Husni Tamrin: Penghargaan Mitra Kerja Jadi Motivasi Perkuat Tata Kelola Hukum di Pelalawan
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
Aksi Damai APDK-P Diterima Pemkab Pelalawan, Rekomendasi Lahan Segera Ditindaklanjuti
Polsek Bunut Pantau Lahan Jagung di Desa Petani, Gagal Panen akibat Hama dan Kemarau RIAUIN.COM
Propam Polres Pelalawan Proses Kode Etik Briptu YW Terkait Dugaan Persetubuhan dan Aborsi
Wabup Husni Tamrin: Penghargaan Mitra Kerja Jadi Motivasi Perkuat Tata Kelola Hukum di Pelalawan