PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Sudah Tiba di Lanud Roesmin Nurjadin, Dua Heli Bantuan BNPB Siap Tangani Karhutla
PEKANBARU,- Pencegahan kebakaran lahan dan hutan Riau terus dilakukan. Sebagai bentuk dukungan ke daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirim 2 helikopter jenis MI-172.
"Dua helikopter tersebut saat ini sedang mengurus izin," kata Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama Henri Alfiandi membenarkan keberadaan helikopter di Pekanbaru, Rabu (5/4/17).
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Gafur mengatakan izin yang saat ini masih diurus adalah "flight clearence" dan "security clearence".
Namun, dia juga belum dapat memastikan kapan helikopter yang berasal dari Vietnam tersebut dapat beroperasi di Riau.
"Saya belum tahu pasti. Namun yang jelas sekarang sudah di Lanud (Roesmin Nurjadin). Kami tinggal menunggu instruksi dari BNPB," tuturnya.
Jim mengatakan MI-172 merupakan salah satu helikopter andalan dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau pada 2016 silam. Helikopter yang disebut mampu mengangkut 4-5 ton air untuk disemburkan ke titik-titik api tersebut dinilai cukup efektif membantu upaya pemadaman dari udara.
Saat ini, satuan tugas Karhutla (Satgas Karhutla) Provinsi Riau diperkuat dengan satu unit helikopter Bell 412 bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Namun, helikopter Bell 412 bantuan KLHK yang telah beroperasi sejak Januari 2017 lalu tersebut akan segera berakhir.
Sekretaris Manggala Agni Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ihsan Abdillah mengatakan operasional helikopter saat ini hanya tinggal empat jam atau telah menghabiskan 96 jam terbang dari peruntukan 100 jam operasi atau setara tiga bulan operasional di Riau.
Selama beroperasi di Riau, Ihsan yang juga merupakan penanggung jawab operasional helikopter tersebut mengatakan Bell 412 telah melakukan pengeboman air dengan 48.000 liter air ditumpahkan untuk memadamkan kebakaran.
Bell 412 merupakan satu-satunya helikopter yang diperbantukan ke Riau guna mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sejak Januari 2017 silam.(sr5, an)
"Dua helikopter tersebut saat ini sedang mengurus izin," kata Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama Henri Alfiandi membenarkan keberadaan helikopter di Pekanbaru, Rabu (5/4/17).
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Jim Gafur mengatakan izin yang saat ini masih diurus adalah "flight clearence" dan "security clearence".
Namun, dia juga belum dapat memastikan kapan helikopter yang berasal dari Vietnam tersebut dapat beroperasi di Riau.
"Saya belum tahu pasti. Namun yang jelas sekarang sudah di Lanud (Roesmin Nurjadin). Kami tinggal menunggu instruksi dari BNPB," tuturnya.
Jim mengatakan MI-172 merupakan salah satu helikopter andalan dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau pada 2016 silam. Helikopter yang disebut mampu mengangkut 4-5 ton air untuk disemburkan ke titik-titik api tersebut dinilai cukup efektif membantu upaya pemadaman dari udara.
Saat ini, satuan tugas Karhutla (Satgas Karhutla) Provinsi Riau diperkuat dengan satu unit helikopter Bell 412 bantuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Namun, helikopter Bell 412 bantuan KLHK yang telah beroperasi sejak Januari 2017 lalu tersebut akan segera berakhir.
Sekretaris Manggala Agni Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Ihsan Abdillah mengatakan operasional helikopter saat ini hanya tinggal empat jam atau telah menghabiskan 96 jam terbang dari peruntukan 100 jam operasi atau setara tiga bulan operasional di Riau.
Selama beroperasi di Riau, Ihsan yang juga merupakan penanggung jawab operasional helikopter tersebut mengatakan Bell 412 telah melakukan pengeboman air dengan 48.000 liter air ditumpahkan untuk memadamkan kebakaran.
Bell 412 merupakan satu-satunya helikopter yang diperbantukan ke Riau guna mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sejak Januari 2017 silam.(sr5, an)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing