PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Pembangunan Tol Dengan Underpass Perlintasan Gajah di Riau Terus Digesa
PEKANBARU, Riauin.com - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengembang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus melakukan upaya terbaiknya untuk menyelesaikan pembangunan beberapa ruas JTTS yang menjadi prioritas di tahun 2020 dengan tepat waktu dan mutu.
Salah satunya adalah ruas Pekanbaru-Dumai (Permai). Tol sepanjang 131 km ini diharapkan dapat segera digunakan oleh masyarakat umum khususnya di Kota Pekanbaru dan Dumai pada pertengahan tahun mendatang.
Hingga hari ini, Senin (13/4/2020), progres pembangunan Tol Permai rata-rata telah mencapai 96% dengan pengadaan lahan yang sudah mencapai 100%.
Senior Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan bahwa sisa pembangunan yang perlu dirampungkan adalah di seksi 5.
“Saat ini tol Permai seksi 5 (Duri Selatan-Duri Utara) progresnya sudah 99% dan hanya meninggalkan pemasangan erection girder akhir saja,†kata Fauzan di Pekanbaru.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa meski di tengah wabah Covid-19 ini, pembangunan tol Permai tetap berjalan dan cukup progresif.
“Tol ini sudah mau selesai, jadi kita masih berkomitmen sesuai jadwal. Namun, tentu kita terapkan protokol kesehatan yang ketat buat teman-teman proyek. Tidak ada penambahan pekerja dari luar untuk kontraktor, tidak boleh ada lembur, pembagian jadwal shift pekerja proyek yang jelas, hingga pengecekan suhu tubuh di setiap pergantian shift," ujarnya.
Pembangunan Tol Permai merupakan sinergi Hutama Karya dengan anak perusahaannya yakni PT HK Infrastruktur (HKI) selaku kontraktor dan PT HAKAASTON (HKA) selaku penyedia aspal. Sebelumnya, Tol Permai Seksi 1 (Pekanbaru – Minas) telah dibuka secara fungsional pada musim mudik natal dan tahun baru (Nataru) 2019 silam, dengan volume kendaraan mencapai 40.518 kendaraan golongan I (Non Bus).
Selain itu, operasional jalan tol ini nantinya akan menyingkat waktu tempuh antara Kota Pekanbaru dan Dumai dari yang semula 6-7 jam menjadi 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.
Tol Permai akan dilengkapi dengan 10 (sepuluh) tempat istirahat dan pelayanan (TIP), 5 (lima) TIP arah Kota Pekanbaru dan 5 (lima) TIP lainnya arah Kota Dumai. 10 TIP ini terbagi menjadi dua tipe yakni Tipe A yang terletak di Seksi 2 (Minas-Kandis Selatan) KM 14,5 dan Seksi 3 (Kandis Selatan-Kandis Utara) KM 45,075. Sedangkan TIP Tipe B terletak di Seksi 4 (Kandis Utara-Duri Selatan) KM 64,925 , Seksi 5 (Duri Selatan-Duri Utara) KM 82,3 dan Seksi 6 (Duri Utara-Dumai) KM 13,850.
Hingga saat ini, progres pembangunan TIP masih dalam tahap pembebasan lahan dan land clearing. Keseluruhan TIP ini ditargetkan dapat beroperasi secara fungsional setelah tol permai mulai dioperasionalkan.
Menariknya, Tol Permai akan hadir dengan enam terowongan perlintasan gajah didalamnya yang terletak di Seksi 2 (Sungai Tekuana) dan Seksi 4 (dekat Suaka Margasatwa Balai Raja).
"Terowongan perlintasan gajah ini adalah yang pertama di Indonesia. HK memastikan bahwa pembangunan tol Permai tak merusak lingkungan dan ekosistem serta tidak mengganggu habitat asli gajah liar di sekitarnya. Hadirnya Tol Permai diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi di tanah Riau hingga menjadi penghubung kegiatan ekonomi antara Sumatera dan ASEAN," ujarnya.(*)
Salah satunya adalah ruas Pekanbaru-Dumai (Permai). Tol sepanjang 131 km ini diharapkan dapat segera digunakan oleh masyarakat umum khususnya di Kota Pekanbaru dan Dumai pada pertengahan tahun mendatang.
Hingga hari ini, Senin (13/4/2020), progres pembangunan Tol Permai rata-rata telah mencapai 96% dengan pengadaan lahan yang sudah mencapai 100%.
Senior Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan bahwa sisa pembangunan yang perlu dirampungkan adalah di seksi 5.
“Saat ini tol Permai seksi 5 (Duri Selatan-Duri Utara) progresnya sudah 99% dan hanya meninggalkan pemasangan erection girder akhir saja,†kata Fauzan di Pekanbaru.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa meski di tengah wabah Covid-19 ini, pembangunan tol Permai tetap berjalan dan cukup progresif.
“Tol ini sudah mau selesai, jadi kita masih berkomitmen sesuai jadwal. Namun, tentu kita terapkan protokol kesehatan yang ketat buat teman-teman proyek. Tidak ada penambahan pekerja dari luar untuk kontraktor, tidak boleh ada lembur, pembagian jadwal shift pekerja proyek yang jelas, hingga pengecekan suhu tubuh di setiap pergantian shift," ujarnya.
Pembangunan Tol Permai merupakan sinergi Hutama Karya dengan anak perusahaannya yakni PT HK Infrastruktur (HKI) selaku kontraktor dan PT HAKAASTON (HKA) selaku penyedia aspal. Sebelumnya, Tol Permai Seksi 1 (Pekanbaru – Minas) telah dibuka secara fungsional pada musim mudik natal dan tahun baru (Nataru) 2019 silam, dengan volume kendaraan mencapai 40.518 kendaraan golongan I (Non Bus).
Selain itu, operasional jalan tol ini nantinya akan menyingkat waktu tempuh antara Kota Pekanbaru dan Dumai dari yang semula 6-7 jam menjadi 2-3 jam dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.
Tol Permai akan dilengkapi dengan 10 (sepuluh) tempat istirahat dan pelayanan (TIP), 5 (lima) TIP arah Kota Pekanbaru dan 5 (lima) TIP lainnya arah Kota Dumai. 10 TIP ini terbagi menjadi dua tipe yakni Tipe A yang terletak di Seksi 2 (Minas-Kandis Selatan) KM 14,5 dan Seksi 3 (Kandis Selatan-Kandis Utara) KM 45,075. Sedangkan TIP Tipe B terletak di Seksi 4 (Kandis Utara-Duri Selatan) KM 64,925 , Seksi 5 (Duri Selatan-Duri Utara) KM 82,3 dan Seksi 6 (Duri Utara-Dumai) KM 13,850.
Hingga saat ini, progres pembangunan TIP masih dalam tahap pembebasan lahan dan land clearing. Keseluruhan TIP ini ditargetkan dapat beroperasi secara fungsional setelah tol permai mulai dioperasionalkan.
Menariknya, Tol Permai akan hadir dengan enam terowongan perlintasan gajah didalamnya yang terletak di Seksi 2 (Sungai Tekuana) dan Seksi 4 (dekat Suaka Margasatwa Balai Raja).
"Terowongan perlintasan gajah ini adalah yang pertama di Indonesia. HK memastikan bahwa pembangunan tol Permai tak merusak lingkungan dan ekosistem serta tidak mengganggu habitat asli gajah liar di sekitarnya. Hadirnya Tol Permai diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi di tanah Riau hingga menjadi penghubung kegiatan ekonomi antara Sumatera dan ASEAN," ujarnya.(*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat