PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Gubri Akui Corona Berpengaruh pada Pertumbuhan Ekonomi Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Semakin berkembangnya wabah Virus Corona (Covid 19 ) tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak pada perekonomian daerah bahkan negara.
Usai melakukan Video Conference dengan Bupati/Walikota se-Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar membenarkan bahwa wabah virus corona (Covid-19) memang sangat mengganggu perekonomian di Riau.
Pasalnya, pasca virus corona menyebar luas, pemerintah masing - masing negara sudah membuat kebijakan untuk melarang para wisatawan masuk ke negaranya, bahkan pelaksanaan ibadah umrah pun ditunda untuk sementara waktu.
"Gara - gara covid 19 pastilah berdampak pada pertumbuhan ekonomi Riau. Bahkan wisatawan dan investorpun tidak ada di Riau sekarang," sebut Gubri, Rabu (18/3/20) siang.
Tetapi saat ini, sambung Gubri, ia hanya fokus terhadap penyelamatkan masyarakat Riau supaya tidak terkena virus corona, karena keselamatan masyarakat itu lebih penting.
"Dan kalau masalah ekonomi, nanti setelah wabah corona ini reda, kita akan fokus kembali pada peningkatan ekonomi dan investor di Riau," jelas Gubri.
"Yang terpenting sekarang, Pemprov Riau sendiri akan berusaha untuk mencukupi kebutuhan sembako di tempat, supaya masyarakat tidak susah mencukupi kebutuhannya," ujarnya.
Terpisah, Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Riau, Teguh Setiadi menuturkan bahwa Corona pasti berdampak terhadap perekonomian daerah. Oleh sebab itu pemerintah sudah mempersiapkan beberapa paket kebijakan, seperti insentif pajak sektor manufaktur ditiadakan selama 6 bulan kedepan, termasulak memberi diskon harga tiket pesawat dan kebijakan lainnya.
Selain itu, lanjut Teguh, terhadap revisi pertumbuhan ekonomi pasti juga berpengaruh, tetapi belum dihitung. Karena BI akan mengukur hal tersebut untuk dikolerasikan dengan besaran dampaknya.
"Sementara itu terhadap kebijakan reschedule kredit UMKM juga pastinya akan dipertimbangkan. Namun keputusan itu biasanya akan dikeluarkan oleh OJK," pungkasnya.(int/nol)
Usai melakukan Video Conference dengan Bupati/Walikota se-Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar membenarkan bahwa wabah virus corona (Covid-19) memang sangat mengganggu perekonomian di Riau.
Pasalnya, pasca virus corona menyebar luas, pemerintah masing - masing negara sudah membuat kebijakan untuk melarang para wisatawan masuk ke negaranya, bahkan pelaksanaan ibadah umrah pun ditunda untuk sementara waktu.
"Gara - gara covid 19 pastilah berdampak pada pertumbuhan ekonomi Riau. Bahkan wisatawan dan investorpun tidak ada di Riau sekarang," sebut Gubri, Rabu (18/3/20) siang.
Tetapi saat ini, sambung Gubri, ia hanya fokus terhadap penyelamatkan masyarakat Riau supaya tidak terkena virus corona, karena keselamatan masyarakat itu lebih penting.
"Dan kalau masalah ekonomi, nanti setelah wabah corona ini reda, kita akan fokus kembali pada peningkatan ekonomi dan investor di Riau," jelas Gubri.
"Yang terpenting sekarang, Pemprov Riau sendiri akan berusaha untuk mencukupi kebutuhan sembako di tempat, supaya masyarakat tidak susah mencukupi kebutuhannya," ujarnya.
Terpisah, Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Riau, Teguh Setiadi menuturkan bahwa Corona pasti berdampak terhadap perekonomian daerah. Oleh sebab itu pemerintah sudah mempersiapkan beberapa paket kebijakan, seperti insentif pajak sektor manufaktur ditiadakan selama 6 bulan kedepan, termasulak memberi diskon harga tiket pesawat dan kebijakan lainnya.
Selain itu, lanjut Teguh, terhadap revisi pertumbuhan ekonomi pasti juga berpengaruh, tetapi belum dihitung. Karena BI akan mengukur hal tersebut untuk dikolerasikan dengan besaran dampaknya.
"Sementara itu terhadap kebijakan reschedule kredit UMKM juga pastinya akan dipertimbangkan. Namun keputusan itu biasanya akan dikeluarkan oleh OJK," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari