PILIHAN
Kapolda Riau Turun Tangan Padamkan Api yang Melalap Lahan Terbakar di Pulau Rupat
PEKANBARU, Riauin.com - Lahan terbakar yang berada di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, kini dalam tahap pendinginan. Tim gabungan pemadan bersama Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, langsung meninjau lokasi kebakaran, kemarin.
Dengan menggunakan helm kuning berlogo Polri, lengkap baju dinas PDL, Agung tidak mengenal lelah. Dirinya tampak percaya diri turun membantu tim memadamkan lahan (pendinginan,red).
Selama 17 hari, lamanya tim pemadaman berada di lokasi dipimpin langsung Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto. Tim berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut di Pulau Rupat Utara tersebut. Termasuk di Desa Titi Akar.
"Anggota di lapangan sudah berusaha keras memadamkan api yang membakar lahan gambut di Pulau Rupat Utara. Kemarin sore, usai melihat aplikasi Dashboard Lancang Kuning, masih ada titik api. Ya kita turun, ikut memadamkan dan memberi semangat kepada Tim Pemadam," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Ia menjelaskan, langkah pemadaman yang dilakukan Tim terpantau secara jelas di aplikasi Lancang Kuning. Ini, tuturnya, merupakan implementatif dari inovasi Polda Riau agar tak terulang Karhutla serta asap tebal saban tahunnya.
"Terimplementasi dengan baik (aplikasi Lancang Kuning). Kita monitor lalu kita bertindak dan mencari solusi secepatnya agar Karhutla tak berlarut-larut," kata Agung usai pemadaman didampingi Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau Kombes Pol Drs Rahmat Hidayat, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol Abdul Hasyim, dan Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto.
Saat memadamkan api di Desa Titi Akar tersebut, Kapolda melihat secara langsung kekompakan Tim Pemadam dalam memadamkan api membakar lahan gambut.
Kapolda juga memuji semangat pantang menyerah diperlihatkan Tim Pemadam Karhutla. Tim Pemadam ini terdiri dari Polres Bengkalis, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI AD, Satpol PP, Manggala Agni KLHK, serta pemadam kebakaran dari PT Sumatera Riang Lestari, ikut berjibaku memadamkan api.
"Pihak perusahaan juga menurunkan dua alat untuk menyekat api jangan menjalar kemana-mana. Selain itu, juga dibuat embung dan mengerahkan peralatan pemadaman lainnya," ujar Kapolda Agung.(int/nol)
Dengan menggunakan helm kuning berlogo Polri, lengkap baju dinas PDL, Agung tidak mengenal lelah. Dirinya tampak percaya diri turun membantu tim memadamkan lahan (pendinginan,red).
Selama 17 hari, lamanya tim pemadaman berada di lokasi dipimpin langsung Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto. Tim berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut di Pulau Rupat Utara tersebut. Termasuk di Desa Titi Akar.
"Anggota di lapangan sudah berusaha keras memadamkan api yang membakar lahan gambut di Pulau Rupat Utara. Kemarin sore, usai melihat aplikasi Dashboard Lancang Kuning, masih ada titik api. Ya kita turun, ikut memadamkan dan memberi semangat kepada Tim Pemadam," ungkap Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Ia menjelaskan, langkah pemadaman yang dilakukan Tim terpantau secara jelas di aplikasi Lancang Kuning. Ini, tuturnya, merupakan implementatif dari inovasi Polda Riau agar tak terulang Karhutla serta asap tebal saban tahunnya.
"Terimplementasi dengan baik (aplikasi Lancang Kuning). Kita monitor lalu kita bertindak dan mencari solusi secepatnya agar Karhutla tak berlarut-larut," kata Agung usai pemadaman didampingi Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau Kombes Pol Drs Rahmat Hidayat, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol Abdul Hasyim, dan Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto.
Saat memadamkan api di Desa Titi Akar tersebut, Kapolda melihat secara langsung kekompakan Tim Pemadam dalam memadamkan api membakar lahan gambut.
Kapolda juga memuji semangat pantang menyerah diperlihatkan Tim Pemadam Karhutla. Tim Pemadam ini terdiri dari Polres Bengkalis, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI AD, Satpol PP, Manggala Agni KLHK, serta pemadam kebakaran dari PT Sumatera Riang Lestari, ikut berjibaku memadamkan api.
"Pihak perusahaan juga menurunkan dua alat untuk menyekat api jangan menjalar kemana-mana. Selain itu, juga dibuat embung dan mengerahkan peralatan pemadaman lainnya," ujar Kapolda Agung.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Rombak 42 Pejabat untuk Percepat Target Kerja Daerah
Ubah Skema Domisili, Disdik Pekanbaru Matangkan Persiapan SPMB Daring
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Rombak 42 Pejabat untuk Percepat Target Kerja Daerah
Ubah Skema Domisili, Disdik Pekanbaru Matangkan Persiapan SPMB Daring
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas