PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Akibat Kabut Asap, 600 Lebih Sekolah di Kuansing Terpaksa Diliburkan
TELUK KUANTAN, Riauin.com - Pemerintah Kabupaten Kuansing, Riau, harus meliburkan sekitar 600 lebih sekolah akibat kabut asap yang terjadi beberapa minggu terakhir.
Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut sangat mengganggu kesehatan. Sehingga Pemkab Kuansing mengambil inisiatif meliburkan seluruh sekolah.
"Ini surat edaran kedua kita meliburkan semua sekolah yang ada di Kabupaten Kuansing," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kuansing melalui Kepala Bidang Bidang Dikdas dan PK-PL, Banjirman kepada wartawan, Selasa (17/9/2019).
Banjirman mengatakan, sekolah yang diliburkan mulai dari TK, PAUD, SD, dan SMP. Untuk jumlah, SD ada 180, dan SMP 76. "Kalau jumlah SMP dan MTs itu ada 101 semuanya," katanya.
Sesuai surat edaran sekolah minggu ini akan kembali diliburkan selama dua hari mulai Selasa - Rabu (17-18/9/2019). "Sebelumnya pada minggu lalu juga kita liburkan selama dua hari Jumat dan Sabtu," katanya.
Apabila kondisi kabut asap masih seperti beberapa hari ini kata Banjirman, maka tidak menutup kemungkinan libur sekolah akan kembali di perpanjang. Ini demi menjaga kesehatan siswa dan siswi yang ada di Kabupaten Kuansing.
Sementara Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikpora Kuansing Harnita mengaku juga telah meliburkan semua TK dan PAUD yang ada di Kabupaten Kuansing. Kecuali katanya, ada beberapa TK yang masih sekolah itu karena sedang dilakukan penilaian untuk akreditasi.
"Total TK dan PAUD kita itu ada 399, hanya beberapa yang sekolah karena tengah dilakukan penilaian untuk akreditasi," katanya.(int/nol)
Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut sangat mengganggu kesehatan. Sehingga Pemkab Kuansing mengambil inisiatif meliburkan seluruh sekolah.
"Ini surat edaran kedua kita meliburkan semua sekolah yang ada di Kabupaten Kuansing," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kuansing melalui Kepala Bidang Bidang Dikdas dan PK-PL, Banjirman kepada wartawan, Selasa (17/9/2019).
Banjirman mengatakan, sekolah yang diliburkan mulai dari TK, PAUD, SD, dan SMP. Untuk jumlah, SD ada 180, dan SMP 76. "Kalau jumlah SMP dan MTs itu ada 101 semuanya," katanya.
Sesuai surat edaran sekolah minggu ini akan kembali diliburkan selama dua hari mulai Selasa - Rabu (17-18/9/2019). "Sebelumnya pada minggu lalu juga kita liburkan selama dua hari Jumat dan Sabtu," katanya.
Apabila kondisi kabut asap masih seperti beberapa hari ini kata Banjirman, maka tidak menutup kemungkinan libur sekolah akan kembali di perpanjang. Ini demi menjaga kesehatan siswa dan siswi yang ada di Kabupaten Kuansing.
Sementara Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikpora Kuansing Harnita mengaku juga telah meliburkan semua TK dan PAUD yang ada di Kabupaten Kuansing. Kecuali katanya, ada beberapa TK yang masih sekolah itu karena sedang dilakukan penilaian untuk akreditasi.
"Total TK dan PAUD kita itu ada 399, hanya beberapa yang sekolah karena tengah dilakukan penilaian untuk akreditasi," katanya.(int/nol)
Berita Lainnya
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
Ancaman El Nino, Pembakar Lahan di Kuansing Bakal Ditindak Tegas
Kebijakan Publik di Kuantan Singingi Diminta Selaras dengan Keadilan Sosial
Digitalisasi MTQ Riau, Kuansing Sediakan Akses Internet Gratis di Ruang Publik
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
Ancaman El Nino, Pembakar Lahan di Kuansing Bakal Ditindak Tegas
Kebijakan Publik di Kuantan Singingi Diminta Selaras dengan Keadilan Sosial
Digitalisasi MTQ Riau, Kuansing Sediakan Akses Internet Gratis di Ruang Publik