PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa Kukerta UR Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Desa Koto Raja
BENGKALIS, Riauin.com - Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Desa Koto Raja, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental.
Sosialisasi meliputi pemberian materi serta pemahaman terkait revolusi mental. Sosialisasi diberi nama Gerakan Nasional Revolusi Mental atau yang disingkat dengan GNRM, sosialisasi ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Raudhatut Thullab yang dihadiri oleh 40 siswa/I dan 5 guru serta kepala sekolah.
Sosialisasi berlangsung di Musala Madrasah Aliyah Raudhatut Tullab dengan menghadirkan pemateri dari Mahasiswa Kukerta UR Desa Koto Raja yang di antaranya Wagi Astuti yang berasal dari jurusan Ilmu Pemerintah dengan materi Revolusi Mental. Kemudian Devita Anggraeni dari Jurusan Manajemen dengan materi organisasi sebagai wadah untuk meningkatkan pola pikir siswa/i. Dan Iga S Syahri yang berasal dari jurusan Ilmu Hukum dengan materi Meningkatkan Kesadaran Hukum bagi siswa/i.
Ernawati selaku kepala sekolah mengucapkan terimakasih kepada Mahasiswa Kukerta. Menurut Erna, kegiatan yang digelar tersebut sangat baik, dan memang seharusnya pemahaman-pemahaman terkait revolusi mental seperti ini perlu ditanamkan di dalam diri siswa/i .
Bingah Nursyifa selaku Sekretaris Koordinator Desa yang didampingi beberapa anggota yaitu Wagi Astuti, Devita Anggraeni dan Iga S Syahri mengatakan sosialisasi GNRM sangat perlu dilaksanakan sebagai penanaman pola pikir tentang bagaimana dan apa yang seharusnya mereka lakukan sebagai generasi muda yang akan memajukan desanya atau bahkan negaranya.
"Kami berharap, dengan adanya Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental ini, akan memberikan gambaran kepada siswa/i tentang keadaan Indonesia saat ini. Siswa/i diharapkan dapat membuka pola pikir mereka terhadap kondisi negara saat ini agar dapat memperbaharui Indonesia ini kedepannya," tuturmya. (rilis)
Sosialisasi meliputi pemberian materi serta pemahaman terkait revolusi mental. Sosialisasi diberi nama Gerakan Nasional Revolusi Mental atau yang disingkat dengan GNRM, sosialisasi ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Raudhatut Thullab yang dihadiri oleh 40 siswa/I dan 5 guru serta kepala sekolah.
Sosialisasi berlangsung di Musala Madrasah Aliyah Raudhatut Tullab dengan menghadirkan pemateri dari Mahasiswa Kukerta UR Desa Koto Raja yang di antaranya Wagi Astuti yang berasal dari jurusan Ilmu Pemerintah dengan materi Revolusi Mental. Kemudian Devita Anggraeni dari Jurusan Manajemen dengan materi organisasi sebagai wadah untuk meningkatkan pola pikir siswa/i. Dan Iga S Syahri yang berasal dari jurusan Ilmu Hukum dengan materi Meningkatkan Kesadaran Hukum bagi siswa/i.
Ernawati selaku kepala sekolah mengucapkan terimakasih kepada Mahasiswa Kukerta. Menurut Erna, kegiatan yang digelar tersebut sangat baik, dan memang seharusnya pemahaman-pemahaman terkait revolusi mental seperti ini perlu ditanamkan di dalam diri siswa/i .
Bingah Nursyifa selaku Sekretaris Koordinator Desa yang didampingi beberapa anggota yaitu Wagi Astuti, Devita Anggraeni dan Iga S Syahri mengatakan sosialisasi GNRM sangat perlu dilaksanakan sebagai penanaman pola pikir tentang bagaimana dan apa yang seharusnya mereka lakukan sebagai generasi muda yang akan memajukan desanya atau bahkan negaranya.
"Kami berharap, dengan adanya Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental ini, akan memberikan gambaran kepada siswa/i tentang keadaan Indonesia saat ini. Siswa/i diharapkan dapat membuka pola pikir mereka terhadap kondisi negara saat ini agar dapat memperbaharui Indonesia ini kedepannya," tuturmya. (rilis)
Berita Lainnya
Lantik 41 Pejabat, Bupati Bengkalis Kasmarni Ukur Keberhasilan Birokrasi dari Dampak Publik
DisdaldukKB Bengkalis Paparkan Inovasi Layanan KB di Tingkat Nasional
Kemendag Ganjar Disdagperin Bengkalis Predikat Sangat Memuaskan
Pemkab dan DPRD Bengkalis Santuni Dhuafa Saat Tabligh Akbar di Bathin Solapan
Pemkab Bengkalis Uji Ulang Data Bansos, Buka Jalur Sanggah Bagi Warga Miskin Terdepak
Tujuh Kepala Desa Menolak, Kasmarni Kukuhkan 75 Kades Perpanjangan Masa Jabatan
Lantik 41 Pejabat, Bupati Bengkalis Kasmarni Ukur Keberhasilan Birokrasi dari Dampak Publik
DisdaldukKB Bengkalis Paparkan Inovasi Layanan KB di Tingkat Nasional
Kemendag Ganjar Disdagperin Bengkalis Predikat Sangat Memuaskan
Pemkab dan DPRD Bengkalis Santuni Dhuafa Saat Tabligh Akbar di Bathin Solapan
Pemkab Bengkalis Uji Ulang Data Bansos, Buka Jalur Sanggah Bagi Warga Miskin Terdepak
Tujuh Kepala Desa Menolak, Kasmarni Kukuhkan 75 Kades Perpanjangan Masa Jabatan