PILIHAN
Pemprov Riau Bentuk Tim Terpadu untuk Melibas Sindikat Narkoba
PEKANBARU, Riauin.com - Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Edy Natar Nasution, berjanji akan menindak tegas para pengedar maupun pengguna narkoba di Bumi Lancang Kuning, yang semakin meresahkan masyarakat.
"Masalah narkoba tidak ada ampun, libas," tegas Edy Natar kepada wartawan, Selasa (2/7/2019) usia pimpin rapat pembentukan Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Provinsi Riau, di kantor Gubernur Riau.
Wagub mengatakan, bahkan saat dirinya bercerita dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan soal peredaran narkoba di provinsi Riau harus diberantas sampai ke akar-akarnya.
"Saya bilang sama pak Luhut (soal narkoba di Riau), bunyinya tak ada yang lain, libas," tegas mantan Komandan Korem 031 Wirabima ini.
Namun, katnaya, untuk melibas sindikat narkoba ini tidak semudah yang dibayangkan. Masalah ini sudah ada sejak zaman dulu.
"Kita tak boleh kendur memberantas peredaran narkoba ini. Jangan pikir sudah dibentuk tim terpadu ini, besok tidak ada lagi tidak ada cerita," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, nantinya tim yang dibentuk melalui surat keputusan Gubernur Riau Syamsuar ini akan bekerja melakukan rencana aksi.
"Rencana aksi ini akan menggambarkan apa yang kita lakukan nanti. Mungkin sosialisasi bagaimana, pemberdayaan masyarakatnya dan penindakannya seperti apa. Jadi semua dilakukan, baik sosialisasi, pencegahan maupun penindakannya," cakapnya.(nol)
"Masalah narkoba tidak ada ampun, libas," tegas Edy Natar kepada wartawan, Selasa (2/7/2019) usia pimpin rapat pembentukan Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Provinsi Riau, di kantor Gubernur Riau.
Wagub mengatakan, bahkan saat dirinya bercerita dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan soal peredaran narkoba di provinsi Riau harus diberantas sampai ke akar-akarnya.
"Saya bilang sama pak Luhut (soal narkoba di Riau), bunyinya tak ada yang lain, libas," tegas mantan Komandan Korem 031 Wirabima ini.
Namun, katnaya, untuk melibas sindikat narkoba ini tidak semudah yang dibayangkan. Masalah ini sudah ada sejak zaman dulu.
"Kita tak boleh kendur memberantas peredaran narkoba ini. Jangan pikir sudah dibentuk tim terpadu ini, besok tidak ada lagi tidak ada cerita," ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, nantinya tim yang dibentuk melalui surat keputusan Gubernur Riau Syamsuar ini akan bekerja melakukan rencana aksi.
"Rencana aksi ini akan menggambarkan apa yang kita lakukan nanti. Mungkin sosialisasi bagaimana, pemberdayaan masyarakatnya dan penindakannya seperti apa. Jadi semua dilakukan, baik sosialisasi, pencegahan maupun penindakannya," cakapnya.(nol)
Berita Lainnya
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen