PILIHAN
Kasus DBD di Pekanbaru Capai 239 Kasus
PEKANBARU, Riauin.com - Hingga minggu ke-24 tahun 2019, Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru sudah mencapai 239 kasus. Jumlah ini bertambah 10 kasus dari minggu lalu.
Menekan angka ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Instansi itu juga mengadakan lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diikuti seluruh kelurahan se-Pekanbaru.
"Karena dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, maka lingkungannya akan menjadi sehat, rumahnya sehat dan orangnya pun sehat. Sehingga bisa menekan penderita DBD yang memang terus meningkat," kata Pelaksana tugas Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasutioan, Kamis (20/6/2019).
Diskes juga memerintahkan seluruh Puskesmas memberikan edukasi dan contoh kepada warga terkait penanganan DBD. Sebab, melalui edukasi ini, akan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa menjaga lingkungan.
"Salah satunya bagaimana cara menghindari air tergenang yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah," kata dia.
Kemudian jika terdapat kasus, maka Diskes langsung menerjunkan tim guna melakukan fogging atau pengasapan. "Fogging ini kalau ada kasus, baru kita lakukan," jelasnya.
Jumlah kasus DBD di Pekanbaru Minggu ke-24 Tahun 2019 :
Sukajadi 35 kasus
Senapelan 13 kasus
Pekanbaru Kota 5 kasus
Rumbai Pesisir 10 kasus
Rumbai 10 kasus
Limapuluh 10 kasus
Sail 11 kasus
Bukit Raya 17 kasus
Marpoyan Damai 29 kasus
Tenayan Raya 21 kasus
Tampan 37 kasus
Payung Sekaki 41 kasus
Total : 239 Kasus(int/nol)
Menekan angka ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Instansi itu juga mengadakan lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diikuti seluruh kelurahan se-Pekanbaru.
"Karena dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, maka lingkungannya akan menjadi sehat, rumahnya sehat dan orangnya pun sehat. Sehingga bisa menekan penderita DBD yang memang terus meningkat," kata Pelaksana tugas Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasutioan, Kamis (20/6/2019).
Diskes juga memerintahkan seluruh Puskesmas memberikan edukasi dan contoh kepada warga terkait penanganan DBD. Sebab, melalui edukasi ini, akan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa menjaga lingkungan.
"Salah satunya bagaimana cara menghindari air tergenang yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah," kata dia.
Kemudian jika terdapat kasus, maka Diskes langsung menerjunkan tim guna melakukan fogging atau pengasapan. "Fogging ini kalau ada kasus, baru kita lakukan," jelasnya.
Jumlah kasus DBD di Pekanbaru Minggu ke-24 Tahun 2019 :
Sukajadi 35 kasus
Senapelan 13 kasus
Pekanbaru Kota 5 kasus
Rumbai Pesisir 10 kasus
Rumbai 10 kasus
Limapuluh 10 kasus
Sail 11 kasus
Bukit Raya 17 kasus
Marpoyan Damai 29 kasus
Tenayan Raya 21 kasus
Tampan 37 kasus
Payung Sekaki 41 kasus
Total : 239 Kasus(int/nol)
Berita Lainnya
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas