PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Kasus DBD di Pekanbaru Capai 239 Kasus
PEKANBARU, Riauin.com - Hingga minggu ke-24 tahun 2019, Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru sudah mencapai 239 kasus. Jumlah ini bertambah 10 kasus dari minggu lalu.
Menekan angka ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Instansi itu juga mengadakan lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diikuti seluruh kelurahan se-Pekanbaru.
"Karena dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, maka lingkungannya akan menjadi sehat, rumahnya sehat dan orangnya pun sehat. Sehingga bisa menekan penderita DBD yang memang terus meningkat," kata Pelaksana tugas Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasutioan, Kamis (20/6/2019).
Diskes juga memerintahkan seluruh Puskesmas memberikan edukasi dan contoh kepada warga terkait penanganan DBD. Sebab, melalui edukasi ini, akan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa menjaga lingkungan.
"Salah satunya bagaimana cara menghindari air tergenang yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah," kata dia.
Kemudian jika terdapat kasus, maka Diskes langsung menerjunkan tim guna melakukan fogging atau pengasapan. "Fogging ini kalau ada kasus, baru kita lakukan," jelasnya.
Jumlah kasus DBD di Pekanbaru Minggu ke-24 Tahun 2019 :
Sukajadi 35 kasus
Senapelan 13 kasus
Pekanbaru Kota 5 kasus
Rumbai Pesisir 10 kasus
Rumbai 10 kasus
Limapuluh 10 kasus
Sail 11 kasus
Bukit Raya 17 kasus
Marpoyan Damai 29 kasus
Tenayan Raya 21 kasus
Tampan 37 kasus
Payung Sekaki 41 kasus
Total : 239 Kasus(int/nol)
Menekan angka ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Instansi itu juga mengadakan lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diikuti seluruh kelurahan se-Pekanbaru.
"Karena dengan berperilaku hidup bersih dan sehat, maka lingkungannya akan menjadi sehat, rumahnya sehat dan orangnya pun sehat. Sehingga bisa menekan penderita DBD yang memang terus meningkat," kata Pelaksana tugas Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasutioan, Kamis (20/6/2019).
Diskes juga memerintahkan seluruh Puskesmas memberikan edukasi dan contoh kepada warga terkait penanganan DBD. Sebab, melalui edukasi ini, akan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa menjaga lingkungan.
"Salah satunya bagaimana cara menghindari air tergenang yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab demam berdarah," kata dia.
Kemudian jika terdapat kasus, maka Diskes langsung menerjunkan tim guna melakukan fogging atau pengasapan. "Fogging ini kalau ada kasus, baru kita lakukan," jelasnya.
Jumlah kasus DBD di Pekanbaru Minggu ke-24 Tahun 2019 :
Sukajadi 35 kasus
Senapelan 13 kasus
Pekanbaru Kota 5 kasus
Rumbai Pesisir 10 kasus
Rumbai 10 kasus
Limapuluh 10 kasus
Sail 11 kasus
Bukit Raya 17 kasus
Marpoyan Damai 29 kasus
Tenayan Raya 21 kasus
Tampan 37 kasus
Payung Sekaki 41 kasus
Total : 239 Kasus(int/nol)
Berita Lainnya
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas