PILIHAN
Aksi Bersih, Walikota Pekanbaru Ajak Gali Potensi Sungai Siak
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar aksi bersih Sungai Siak, Kamis (20/6/2019) pagi. Berbagai elemen masyarakat hadir mengikuti kegiatan rangkaian HUT ke-235 Pekanbaru.
Kegiatan itu dihadiri langsung Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT serta pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi ikut hadir sekaligus mewakili Gubernur Riau membuka kegiatan tersebut.
Titik kegiatan ini dimulai dari halaman Masjid Nurul Iman Jalan Meranti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan. Pemerintah dan masyarakat mulai membersihkan pinggiran Sungai Siak di kawasan masjid itu.
Mereka membersihkan eceng gondok yang menutupi permukaan sungai. Kegiatan itu berlanjut sampai ke kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi. Di sana, Pemko membagi bibit pohon kepada masyarakat.
Walikota menyebut, kegiatan ini untuk mengajak masyarakat kembali mengingat sejarah Sungai Siak yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Pekanbaru pada 235 tahun lalu. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memiliki kecintaan terhadap kelestarian lingkungan, terutama sungai dan anak-anak sungai.
"Kita mengajak masyarakat kembali mengingat sejarah di Sungai Siak ini yang tidak lepas dari sejarah berdirinya Pekanbaru yang didirikan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah," jelasnya.
Kegiatan ini juga untuk menggali potensi Sungai Siak sebagai wisata air, dan menanamkan kecintaan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama sungai dan anak-anak sungai.
Ia menjelaskan kegiatan aksi bersih Sungai Siak ini juga berkaitan dengan program Nasional, yaitu program Indonesia bersih yang dideklarasikan pada awal tahun lalu. Menurutnya, program Nasional tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari masing-masing provinsi dan kota.
"Untuk menciptakan Negara Indonesia yang bersih tentu harus didukung oleh provinsi-provinsi. Suksesnya provinsi mendukung program tersebut harus didukung oleh kabupaten/kota di masing-masing provinsi," jelasnya.
Sekda Riau Ahmad Hijazi menyebut, untuk mewujudkan kota yang bersih, diperlukan kerjasama pemerintah dan masyarakat karena bukan tanggung jawab pemerintah saja. Tapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Pemprov Riau mengimbau untuk bersama berperan aktif mewujudkan Pekanbaru, sebagai kota aman, nyaman, damai bersih dan asri," jelasnya.(nol)
Kegiatan itu dihadiri langsung Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT serta pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi ikut hadir sekaligus mewakili Gubernur Riau membuka kegiatan tersebut.
Titik kegiatan ini dimulai dari halaman Masjid Nurul Iman Jalan Meranti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan. Pemerintah dan masyarakat mulai membersihkan pinggiran Sungai Siak di kawasan masjid itu.
Mereka membersihkan eceng gondok yang menutupi permukaan sungai. Kegiatan itu berlanjut sampai ke kawasan Rumah Singgah Tuan Kadi. Di sana, Pemko membagi bibit pohon kepada masyarakat.
Walikota menyebut, kegiatan ini untuk mengajak masyarakat kembali mengingat sejarah Sungai Siak yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Pekanbaru pada 235 tahun lalu. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memiliki kecintaan terhadap kelestarian lingkungan, terutama sungai dan anak-anak sungai.
"Kita mengajak masyarakat kembali mengingat sejarah di Sungai Siak ini yang tidak lepas dari sejarah berdirinya Pekanbaru yang didirikan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah," jelasnya.
Kegiatan ini juga untuk menggali potensi Sungai Siak sebagai wisata air, dan menanamkan kecintaan kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama sungai dan anak-anak sungai.
Ia menjelaskan kegiatan aksi bersih Sungai Siak ini juga berkaitan dengan program Nasional, yaitu program Indonesia bersih yang dideklarasikan pada awal tahun lalu. Menurutnya, program Nasional tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari masing-masing provinsi dan kota.
"Untuk menciptakan Negara Indonesia yang bersih tentu harus didukung oleh provinsi-provinsi. Suksesnya provinsi mendukung program tersebut harus didukung oleh kabupaten/kota di masing-masing provinsi," jelasnya.
Sekda Riau Ahmad Hijazi menyebut, untuk mewujudkan kota yang bersih, diperlukan kerjasama pemerintah dan masyarakat karena bukan tanggung jawab pemerintah saja. Tapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Pemprov Riau mengimbau untuk bersama berperan aktif mewujudkan Pekanbaru, sebagai kota aman, nyaman, damai bersih dan asri," jelasnya.(nol)
Berita Lainnya
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas