PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Geng Motor Kembali Beraksi, Satu Remaja Tewas Dibacok
PEKANBARU, Riauin.com - Perkelahian antar sesama geng motor kembali terjadi di Pekanbaru. Rabu (8/5/2019) dini hari lalu, sekitar pukul 04.00 WIB beberapa orang anggota geng motor Warlex mendatangi Angga (18) yang saat itu berada di Jalan Soekarno Hatta.
Belasan orang yang terlibat pengeroyokan tersebut diamankan, empat orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Empat orang tersebut yakni MK (15), RG (16), KI (18) dan YV (16).
"Kita juga masih mengejar satu orang lagi yang masih DPO," ujar Kasubdit III Ditreskrimum Polda Riau, AKBP Mohammad Kholid pada Kamis (9/5/2019).
Kholid menjelaskan bahwa kronologis kejadian ini berawal dari saling ejek di Facebook. Akibat keributan di medsos tersebut, beberapa anggota geng motor tersebut sakit hati dan mencari lokasi korban.
"Korban pun didatangi dan langsung dikeroyok menggunakan senjata tajam seperti parang dan clurit," sebutnya.
"Korban saat itu mengalami luka parah dan meninggal dunia," tambah Kholid.
Pembunuhan ini nekat dilakukan oleh pelaku, meski di bawah umur, karena pergaulan. Untuk itu Kholid meminta kepada para orang tua untuk mengawasi pergaulan anaknya. Terlebih jika mereka biasa keluar di atas pukul 12.00 WIB tengah malam. "Mereka juga rata-rata putus sekolah," ujarnya.
Atas kejadian ini, keempat pelaku tersebut akan dijerat dengan pasal pembunuhan dan juga pengeroyokan yang menyebabkan kematian. (int/nol)
Belasan orang yang terlibat pengeroyokan tersebut diamankan, empat orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Empat orang tersebut yakni MK (15), RG (16), KI (18) dan YV (16).
"Kita juga masih mengejar satu orang lagi yang masih DPO," ujar Kasubdit III Ditreskrimum Polda Riau, AKBP Mohammad Kholid pada Kamis (9/5/2019).
Kholid menjelaskan bahwa kronologis kejadian ini berawal dari saling ejek di Facebook. Akibat keributan di medsos tersebut, beberapa anggota geng motor tersebut sakit hati dan mencari lokasi korban.
"Korban pun didatangi dan langsung dikeroyok menggunakan senjata tajam seperti parang dan clurit," sebutnya.
"Korban saat itu mengalami luka parah dan meninggal dunia," tambah Kholid.
Pembunuhan ini nekat dilakukan oleh pelaku, meski di bawah umur, karena pergaulan. Untuk itu Kholid meminta kepada para orang tua untuk mengawasi pergaulan anaknya. Terlebih jika mereka biasa keluar di atas pukul 12.00 WIB tengah malam. "Mereka juga rata-rata putus sekolah," ujarnya.
Atas kejadian ini, keempat pelaku tersebut akan dijerat dengan pasal pembunuhan dan juga pengeroyokan yang menyebabkan kematian. (int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU