Ketua KPU Riau, Nurhamin mengatakan target tersebut bukanlah mustahil dikarenakan animo masyarakat dengan Pilpres sangat tinggi.
Ia menambahkan, faktor lainnya yang membuat partisipasi masyarakat diklaim bisa tinggi adalah kampanye dari calon legislatif (Caleg) dan juga partai politik. Kampanye tersebut sebagai pengingat masyarakat untuk datang ke TPS.
"Kita sebagai penyelenggara terus mensosialisasikan dan terus berupaya agar target ini tercapai bahkan melebihi," cakapnya.
Seperti diketahui, berkaca pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 lalu, tingkat partisipasi pemilih di bawah target. Dari target 77,5 persen, tingkat partisipasi ternyata hanya 62 persen.(int/nol)