Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rohul Yusmar S,Sos Msi kamis(22/8) di ruang kerjanya mengatakan,Kalimantan Tengah, keluar sebagai juara umum Parade Tari Nusantara Tahun 2018 yang berlangsung di Gedung Lageng Sasono Budoyo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta,
Kegiatan tersebut berlangsung tanggal 18 dan 19 Agustus 2018. Sementara Provinsi Riau yang di wakili oleh Kabupaten Rokan Hulu masuk dalam Provinsi sebagai penyaji unggulan dan provinsi yang mempunyai yel-yel terbaik dari 28 provinsi peserta Parade Tari Nasional itu
Disampaikan Yusmar bahwa Koordinator TMII Mariano mewakili Direktur Utama TMII Tanribali Lamo, mengatakan kesertaan Provinsi pada acara parade tari tahun 2018 meningkat dari tahun sebelumnya, dimana jika tahun 2017 diikuti oleh 24 Provinsi sementara pada tahun 2018, meningkat menjadi 28 peserta.
Mariano melanjutkan pegelaran ini telah berlangsung untuk yang ke 37 kalinya dalam rangka mengapresiasi insan seni khususnya di bidang tari, acara ini disebut juga sebagai pesta nya para penari.
Mariano berharap ajang ini untuk dapat di manfaatkan insan seni dan berharap kita tetap dapat dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten dan Kota.
Pada pelaksanaan parade tari Nusantara ke 37, di waktu pengenalan kontingen dari 28 propinsi 3 yel yel terbaik adalah 3 Provinsi, yaitu: Provinsi Riau, Provinsi Kepri dan Provinsi Kalimantan Tengah.
Iven yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 19 dan 20 Agustus 2018 ini, tepat tanggal 20 jam 21.45 malam dilaksanakan pengumuman pemenang pagelaran.
Sebelum pengumuman acara di tutup oleh Dirut TMII Jakarta. Pada waktu pengumuman salah satu anggota tim juri sebelum pengumuman memberikan wejangan, bahwa duta seni, berkewajiban . Melestarikan dan mengembangkan bidang seni tari.
Sedangkan Seniman kreatifitas harus seperti orang cinta ada rada kangen pengen ketemu.
Pada kesempatan tersebut juri juga mengapresiasi kepada seniman yang mempercayai olah tubuh dan menimimalisasi properti, justru memusatkan kepada olah tubuh serta imajinasi.
Apresiasi musik cukup berkembang sesuai dengan konsep tari yang akan di sajikan, termasuk penggarapan musik, kostum, properti dan penghayatan isi.
Pada saat pengumuman setelah diumumkan beberapa kategori, antara lain koreografi, penata musik dan penata busana, maka diumumkan penyaji unggulan dari 28 provinsi, terpilih 13 provinsi, yaitu DKI, NTT, Jambi, Kepulauan Riau, Aceh, Jatim, Kaltim, Jateng, Sulteng, Kalbar, Papua Barat dan Riau. pada ahirnya diumumkan Juara umum di raih oleh Kalimantan tengah.
Berkenaan dengan hasil tersebut, dimana Kabupaten Rokan Hulu sebagai perwakilan Provinsi Riau yang di sampaikan oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Rokan Hulu, Bupati H. Sukiman dan Sekda Abdul Haris mengucapkan terimaksih atas perjuangan kita di tingkat Nasional.
Yusmar juga menyatakan merads bangga walau tidak meraih juara umum karena kemampuan kita belum mencapai, akan tetapi kita membawa tanda mata ke Provinsi Riau Umumnya dan Rokan Hulu pada khususnya, yaitu Piala Penyaji Unggulan dan Yel yel terbaik.
Kebanggaan ini kata Yusmar cukup beralasan karena dari 28 provinsi yang mengikuti, hanya 13 Provinsi yang membawa pulang piala ke daerahnya masing-masing sementara 15 provinsi lain tidak membawa apa apa seperti di wilayah sumatera,
Antara lain Sumbar, Sumut dan Palembang serta Kabupaten lain yang dulu lebih fokus di bidang seni tidak dapat membawa apa apa.
,"Kami juga menyampaikan terimakasih atas semangat dan dorongan serta motivasi dari Bapak Gubernur melalui Kadis Pariwisata Provinsi Riau, Bupati Rokan Hulu,Sekda dan seluruh elemen Pemerintah Rokan Hulu dan masyarakat baik langsung maupun tidak langsung membantu kami sehingga acara ini dapat terlaksana,"uangkap Yusmar.
Yang jelas nama Rokan Hulu mewakili Provinsi Riau telah bergema di Parade Tari Nusantara 2018 dan kita harapakan kedepan Kabupaten Rokan Hulu tetap berbicara dan tetap memberi andil di segala bidang untuk kemajuan Kabupaten Rokan Hulu, tidak saja di tingkat Provinsi.(yus)