Bupati Rokan Hulu H Sukiman menyebutkan pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan maupun Kabupaten yang menjadi even tahunan, jangan dianggap sebagai acara seromonial.
Tapi bagaimana masyarakat di Kabupaten Rohul dapat mengambil makna positif dan bermamfaat bagi diri pribadi, keluarga dan ditengah masyarakat pada pelaksanaan MTQ ini, dengan memperbanyak membaca,memahami isi kandungan alquran, terutama pada bulan Ramadan 1439 H.
‘’Saya mengajak masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu khususnya Kecamatan Kabun agar dapat menggemakan bacaan alquran dari waktu kewaktu dan masa kemasa dilingkungan keluarga. Mari kita cintai Alqur’an, tidak saja dibaca, tapi momentum pelaksanaan MTQ ini, mari pahami, isi kandungan Alquran sebagai pedoman hidup,’’ ungkap Bupati Rohul H Sukiman kepada wartawan, Kamis, (3/5), usai membuka MTQ IV Kecamatan Kabun yang dipusatkan di lapangan sepak bola Desa Aliantan.
Tampak hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Anggota DPRD Rohul Mhd Aidi SH, Camat Kabun Anang Pradana Putra SSTP, Kades Aliantan M Rois Zakaria SE dan perangkat serta ribuan masyarakat Kabun.
Sukiman mengatakan, pelaksanaan MTQ ke IV tingkat Kecamatan Kabun, dalam rangka mencari bibit qori dan qoriah terbaik tingkat kecamatan, yang nantinya sebagai utusan perwakilan Kecamatan Kabun pada MTQ tingkat Kabupaten Rohul.
Tentunya, kepada para juri dan dewan hakim harus netral, jujur. Dalam artian penilaian kepada qori dan qoriah benar-benar professional, sesuai dengan kemampuan dari para qori dan qoriah.
‘’Pelaksanaan MTQ ini, tidak hanya dijadikan ajang untuk berlatih akan tetapi berkompetisi untuk memahami dan mengamalkan isi alqurandengan tepat dan benar dan dijadikan sebagai pedoman hidup oleh masyarakat.’’tutur Mantan Dandim Inhil itu.Bupati mengaku, bangga melihat kemeriahan pembukaan MTQ ke IV tingkat Kecamatan Kabun yang dinilai sangat luar biasa antusias masyarakat yang sangat tinggi mulai dari pelaksanaan pawai takruf hingga
pembukaan MTQ.
‘’Pemkab akan lebih meningkatkan perhatiannya dalam bidang keagamaan. Momentum MTQ yang berdekatan masuknya bulan Ramadan 1439 H, menjadi semangat bagi masyarakat beragama muslim untuk terus membaca, memahami kandungan isi Alquran serta mengamalkannya dalam kehidupan ditengah keluarga,’’ ujarnya.
Sukiman mengatakan, dalam setiap kesempatan, dirinya selalu mengajak para Tokoh Masyarakat, Ulama untuk dapat menghidupkan dan meramaikan masjid dengan magrib mengaji maupun dirumah.
Termasuk didikan Subuh, bagaimana anak-anak dan remaja dilibatkan dalam didikan subuh. Sehingga mempelajari agama, tidak saja melalui jalur formal dan informal, tapi dilingkungan tempat tinggalnya. (Yus)