Kanal

Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Pekanbaru Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Rumah

RIAUIN.COM - Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) di udara Pekanbaru menembus angka 66,8 µg/m³ dan masuk dalam kategori tidak sehat pada Selasa (18/8/2026) pagi. Ancaman kabut bercampur bau asap yang menyengat ini mendorong Dinas Kesehatan Riau merilis instruksi penggunaan masker bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Kondisi udara yang memburuk mulai memicu kekhawatiran warga, khususnya para orang tua. Sejumlah warga memilih menahan anak-anak dan anggota keluarga lanjut usia di dalam rumah untuk mengantisipasi gangguan pernapasan.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, menegaskan bahwa kelompok rentan menjadi pihak yang paling berisiko terdampak penurunan kualitas udara ini.

"Untuk kelompok rentan seperti lansia, balita, dan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah," ujar Zulkifli.

Zulkifli meminta warga tidak mengabaikan imbauan keselamatan jika terpaksa harus keluar rumah untuk beraktivitas. Langkah proteksi diri dan menjaga imun tubuh menjadi kunci utama saat ini.

"Kalau memang harus keluar rumah, gunakan masker. Kemudian banyak minum air putih dan konsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh," tutur Zulkifli.

Selain perlindungan diri di luar ruangan, antisipasi penumpukan asap di dalam hunian juga perlu dilakukan. Warga diimbau membatasi sirkulasi udara luar jika kondisi kabut asap di sekitar rumah mulai menebal.

"Kalau asap semakin pekat, ventilasi rumah sebaiknya diminimalisir agar asap dari luar tidak banyak masuk," kata Zulkifli. (*)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler