RIAUIN.COM- Warga Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Benai merasa muak menunggu janji pemerintahan desa yang akan melakukan normalisasi sungai sebagai sumber pengairan. Seringkali warga mengajukan usulan normalisasi sungai namun tak juga kunjung direalisasikan. Akhirnya warga minta tolong kepada calon Bupati Kuansing H Halim dan langsung dikabulkan.
" Muak dengan janji pemdes untuk normalisasi sungai akan turunkan alat PU,warga Pasir Desa Tebinh Tinggi Simandolak, Benai mengadu ke H.Halim dan langsung dikabulkan," kata Mak Page salah seorang warga setempat.
Dia merasa kecewa dengan lambannya pemerintahan desa maupun Pemda Kuansing merespons keluhan warga selama ini. Sungai sepanjang 2 KM itu merupakan urat nadi pertanian. Karena aliran sungai tersebut merupakan sumber pengairan sawah milik masyarakat.
"Air sungai itu adalah sumber pengairan. Irigasi tak ada, dan sungai dangkal. Nah itu yang kami minta dikeruk agar bisa dimanfaatkan, namun pihak Pemda dan pemdes setempat tak mau tau. Akhirnya pak H Halim lah yang membantu menurunkan alat pribadinya ke Tebing Tinggi," kata Kerim warga lainnya.
Lambatnya respon pemerintah, menurut dia, merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap sektor pertanian. Padahal, sektor pertanian adalah sumber pencarian warga setempat. "Ini yang kami sesalkan, pemerintah tak peduli sama sekali terhadap sektor pertanian ini," tambahnya.
Kini, dengan adanya bantuan H Halim, warga sudah mulai memanfaatkan aliran sungai sebagai sumber pengairan. "Semoga warga merasa segera bisa bercocok tanam. Terimah kasih pak H Halim," ucap Kerim.(hen)