RIAUIN.COM- Arus dukungan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Kuansing Halim-Sardiyono (HS) semakin mengalir deras. Kedua politisi ini diterima di semua kalangan.
Warga Batak Kuansing misalnya, tadi malam ribuan orang telah mendeklarasikan dukungan penuh hanya untuk pasangan HS di Pilkada Kuansing 27 November 2024 mendatang.
"Warga Batak yang ada di Kuansing telah bersepakat untuk mendukung Halim- Sardiyono. Pasangan ini harus kita menangkan," kata salah seorang tokoh Batak Kuansing Opung Marbun saat memberikan sambutan dalam pidatonya tadi malam, Minggu (29/9/2024).
Opung Marbun menyebutkan, jumlah warga Batak di Kuansing mencapai 20 ribu orang banyaknya. Warga Batak telah menetap di Kuansing sejak puluhan tahun lamanya. Mereka sudah ber- KTP Kuansing.
Di Kuansing warga Batak terdiri 13 sektor yang tersebar di masing-masing kecamatan. Dalam kesempatan itu, Opung Marbun meminta agar warga Batak kompak untuk menentukan pilihan kepada pasangan HS. Pilihan tersebut bukan tanpa alasan, karena sosok Halim dan Sardiyono memiliki hubungan baik dengan warga Batak sejak dulu.
Hal tersebut diceritakan oleh orang tua Ketua Batak Kuansing Opung Genta. Menurut Opung Genta, pada era 80-an lalu, saat itu dirinya baru menetap di Kuansing. Orang yang menyelamatkan keluarganya di Kuansing adalah H Halim.
"Bahkan kayu rumah kami ini pak H Halim yang menyediakan. Beliau yang membantu kami menjalani kehidupan di Kuansing," tutur Opung Genta.
Sejak saat itu warga Batak di Kuansing mulai tumbuh dan berkembang. Kini populasinya sudah mencapai hampir 20 ribu orang.
"Terus terang, pada malam ini terpaksa saya harus ceritakan perjuangan kami pada awal-awal menetap di Kuansing ini. Pak Halim lah yang banyak membantu kami, termasuk membantu anak-anak saya," tutur Genta.
Dengan suara lantang, Opung Genta meneriakan seruan agar seluruh warga Batak di Kuansing tetap bersatu dan kompak mendukung Halim-Sardiyono.
"Di tangan pak H Halim lah dua orang warga Batak Kuansing tahun 2024 ini berhasil duduk sebagai anggota DPRD Kuansing. Ini perjuangan pak Halim yang sangat hebat dan tidak bisa kita lupakan. Horas," ucapnya lantang.
Sementara itu calon bupati Kuansing H Halim mengakui kisah nostalgia dirinya telah bersahabat dengan warga Batak sejak puluhan tahun yang lalu.
"Saya sangat mengenal dengan orang Batak pertama kali datang Kuansing. Ada beberapa nama, diantaranya Sitorus, Manik, dulunya kehidupan mereka ini susah. Namun berkat keuletan mereka bekerja disini, sehingga kini mereka sudah kaya-raya. Itulah orang Batak ulet dan tekun," ucap Halim.
Kuansing kata Halim, adalah rumah bagi setiap suku bangsa. "Suku apa saja bisa tinggal disini. Kuansing rumah semua orang. Kita tidak akan membeda-bedakan suku bangsa," tutur Halim. (hen)