Kanal

PWI Riau Berdiskusi Soal Gambut Dengan Perusahaan Raksasa April Grup di Jakarta

Pekanbaru, Riauin.com - Safari jurnalistik PWI Riau yang dikomandoi Zulmansyah Sekedang Ssos berlangsung lancar tanpa ada hambatan berarti.

Hari kedua rombongan Safari Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau berdialog dengan beberapa pakar tentang lahan gambut dan  kehutanan dari group April, Jumat (25/8/2017)  di Restouran Senyum Sejuk, Jakarta.

Dikutip dari Trans Riau com,  pada kesempatan tersebut ahli  gambut,  Basuki  mengatakan, potensi gambut Riau, bila dikelola dengan baik sangat potensi untuk lahan hutan tanaman industri (HTI)

"Namun potensi tersebut bila salah kelola, dapat berdampak buruk, yaitu terjadinya ke bakaran" , terang  Basuki

Basuki mengatakan saat ini industri pulp luar negeri, hal tersebut dikarenakan pertumbuhan bahan pulp di indonesia cukup bagus, sehingga waktu panennya hanya membutuhkan 3 - 4 tahun, sementara di luar negeri (Brazil -red), membutuhkan 7-10 tahun.

Menurut Basuki,  peraturan pemerintah  selalu berubah, dan belakangan mempersempit ruang untuk HTI,  hal tersebut berdampak pada operasional perusahaan, karena dapat menurunkan produksi Pulp

Disisi lain Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Nomor 17 Tahun 2017 tentang Perubahan Permen LHK Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Dimana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, dengan  Permen LHK Nomor 17 Tahun 2017 mengatur tentang pengelolaan lahan gambut dengan kedalaman lebih dari 3 meter harus diubah statusnya menjadi hutan lindung.

Untuk penerapan Permen ini Pemerintah harus berlaku adil, baik terhadap perusahaan dan masyarakat. (bac)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler