RIAUIN.COM - Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) karena prestasi Kota Wisata dalam peningkatan UMKM melalui pinjaman modal bagi warga dalam peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-76
Kepala KPPN Bukittinggi, Khairil Indra di Bukittinggi, Minggu menjelaskan Hari Oeang RI tahun ini diperingati dalam suasana penuh harapan menghadapi tantangan menuju pemulihan Indonesia.
Pemkot Bukittinggi menjadi salah satu yang menerima penghargaan, karena membesarkan dan memberdayakan UMKM melalui program Tabungan Utsman.
“Program untuk membesarkan UMKM dari Pemkot Bukittinggi, patut diapresiasi. Tabungan Utsman merupakan program yang luar biasa, penghargaan kita berikan pada atas pemberdayaan UMKM melalui program pinjaman itu,” katanya dikutip dari antara.
Menurutnya, Peringatan Hari Oeang merupakan penguat dalam menanamkan nilai-nilai Kementerian Keuangan, yaitu nilai integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan.
Kementerian Keuangan mengarahkan KPPN untuk berikan penghargaan pada pemerintah daerah, yang cukup perhatian dengan pengembangan UMKM.
Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Kementerian Keuangan melalui KPPN Bukittinggi.
Ia mengatakan Pemkot setempat mencatat pada tahun 2022 ini, simpanan masyarakat lebih tinggi dibanding sebelum COVID-19 lalu.
“Awal tahun 2022 lalu, tercatat simpanan masyarakat di perbankan mencapai Rp 4 Trilyun lebih, namun masuk pertengahan tahun naik mencapai Rp 5,3 triliun, untuk nilai investasi di Bukittinggi tahun ini juga mencapai angka Rp 1,34 triliun dengan 4.300 jenis usaha sehingga terjadi 13 ribu serapan tenaga kerja,” kata dia.
Ia mengatakan ada tiga program prioritas Pemerintah Kota Bukittinggi yaitu meringankan beban masyarakat dengan cara tidak bayar uang komite, memudahkan warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan mendorong warga untuk mendapatkan modal usaha melalui Tabungan Utsman.
“Nasabah Tabungan Utsman sejak awal dulu hingga 28 Oktober 2022 atau selama 8 bulan, terdata sebanyak 1.662 orang dengan realisasi Rp 12 miliar lebih, alhamdulillah ini sangat membantu masyarakat kita di Bukittinggi, terima kasih atas penghargaan Kemenkeu atas program ini,” jelas Wako.
Ia menambahkan, tahun depan, Pemkot di bawah kepemimpinan Erman Safar dan Marfendi masih fokus terhadap perbaikan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
"Salah satu terobosan nantinya yang tengah disiapkan, menciptakan pusat ekonomi baru di pusat Kota Bukittinggi," katanya. (*)