PILIHAN
Selama Pelaksanaan UNBK, PLN Cabang Teluk Kuantan Hentikan Pemadaman Terencana
TELUK KUANTAN, Riauin.com - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Kuansing akan dimulai pada Senin (25/3/2019).
Terkait itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Teluk Kuantan menghentikan pemadaman terencana dan perawatan jaringan untuk sementara waktu. Sehingga pasokan listrik aman selama pelaksanaan UNBK berlangsung.
"Mulai tanggal 20 kemarin kita sudah hentikan pemadaman terencana dan perawatan," ujar Kepala PLN Cabang Teluk Kuantan, Tino Lala, kepada wartawan, Minggu (24/3/2019).
Tino Lala mengatakan, sebelumnya PLN sudah menerima surat pemberitahuan dari sejumlah sekolah terkait adanya pelaksanaan UNBK yang akan digelar selama empat hari.
"Kemarin banyak surat yang masuk, ada dari dinas ada juga dari sekolah. Surat pemberitahuan ada UNBK," ujar Tino Lala.
Menghadapi UNBK tahun ini, PLN melakukan gelar pasukan sebagai persiapan apabila terjadi gangguan. Acara gelar pasukan ini dihadiri semua pegawai PLN.
"Tidak hanya saat pelaksanaan UNBK, tapi sampai Pemilu nanti semua pemadaman terencana dan pemeliharaan kita tiadakan," katanya.
Saat ini katanya, kita sudah masuk masa siaga. Maka sampai Pemilu nanti PLN tidak akan melakukan pemadaman maupun pemeliharaan.
"Kalau kemarin hampir tiap minggu kita melakukan pemeliharaan. Dan ini kita tiadakan selama masa siaga, mulai dari pelaksaan UN hingga Pemilu nanti," katanya.
Untuk pelaksanaan UNBK, PLN tidak akan mempersiapkan genset untuk setiap sekolah."Kalau semua sekolah disiapkan genset mungkin tidak sanggup kita, karena jumlahnya banyak. Tapi kita prioritas stanbaykan anggota selama pelaksanaan UN berlangsung agar listrik tidak padam," katanya.
"Sama-sama berdoa kita, semoga nanti lancar. Kadang yang jadi kendala itu soal alam, ini memang kita tidak bisa kita tebak. Mudah-mudahan tidak ada pohon tumbang nanti," tutupnya.(int/nol)
Terkait itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Teluk Kuantan menghentikan pemadaman terencana dan perawatan jaringan untuk sementara waktu. Sehingga pasokan listrik aman selama pelaksanaan UNBK berlangsung.
"Mulai tanggal 20 kemarin kita sudah hentikan pemadaman terencana dan perawatan," ujar Kepala PLN Cabang Teluk Kuantan, Tino Lala, kepada wartawan, Minggu (24/3/2019).
Tino Lala mengatakan, sebelumnya PLN sudah menerima surat pemberitahuan dari sejumlah sekolah terkait adanya pelaksanaan UNBK yang akan digelar selama empat hari.
"Kemarin banyak surat yang masuk, ada dari dinas ada juga dari sekolah. Surat pemberitahuan ada UNBK," ujar Tino Lala.
Menghadapi UNBK tahun ini, PLN melakukan gelar pasukan sebagai persiapan apabila terjadi gangguan. Acara gelar pasukan ini dihadiri semua pegawai PLN.
"Tidak hanya saat pelaksanaan UNBK, tapi sampai Pemilu nanti semua pemadaman terencana dan pemeliharaan kita tiadakan," katanya.
Saat ini katanya, kita sudah masuk masa siaga. Maka sampai Pemilu nanti PLN tidak akan melakukan pemadaman maupun pemeliharaan.
"Kalau kemarin hampir tiap minggu kita melakukan pemeliharaan. Dan ini kita tiadakan selama masa siaga, mulai dari pelaksaan UN hingga Pemilu nanti," katanya.
Untuk pelaksanaan UNBK, PLN tidak akan mempersiapkan genset untuk setiap sekolah."Kalau semua sekolah disiapkan genset mungkin tidak sanggup kita, karena jumlahnya banyak. Tapi kita prioritas stanbaykan anggota selama pelaksanaan UN berlangsung agar listrik tidak padam," katanya.
"Sama-sama berdoa kita, semoga nanti lancar. Kadang yang jadi kendala itu soal alam, ini memang kita tidak bisa kita tebak. Mudah-mudahan tidak ada pohon tumbang nanti," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Kasus Perkimtan Rp48 Miliar Belum Jelas, Polres Kuansing Malah Buka Bidikan Baru ke Anggaran DPRD
Fantastisnya Dana Kunker DPRD Kuansing di Tengah Bidikan Penyidik Tipikor
Polres Kuansing Usut Dugaan Korupsi Anggaran Setwan TA 2025, 11 Anggota Dewan Dipanggil
Pemkab Kuansing Tak Liburkan Sekolah di Tengah Kabut Asap, Masker Diwajibkan
Penyidikan Suap APBD Kuansing 2017 Mangkrak, Aktivis dan Warga Pelototi Kejari
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
Kasus Perkimtan Rp48 Miliar Belum Jelas, Polres Kuansing Malah Buka Bidikan Baru ke Anggaran DPRD
Fantastisnya Dana Kunker DPRD Kuansing di Tengah Bidikan Penyidik Tipikor
Polres Kuansing Usut Dugaan Korupsi Anggaran Setwan TA 2025, 11 Anggota Dewan Dipanggil
Pemkab Kuansing Tak Liburkan Sekolah di Tengah Kabut Asap, Masker Diwajibkan
Penyidikan Suap APBD Kuansing 2017 Mangkrak, Aktivis dan Warga Pelototi Kejari
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak