PILIHAN
17 Hotspot Tersebar di Enam Wilayah di Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Titik panas (hotspot) di Provinsi Riau berkurang drastis, Jumat (22/3/2019). Satelit modis Terra dan Aqua hanya memantau 17 titik panas di seluruh Riau.
"Alhamdulillah hari ini hanya terpantau 17 hotspot saja. Berbeda dengan hari sebelumnya yang mencapai 79 hotspot. Bahkan 2 hari lalu mencapai seratusan titik panas," ujar Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Marzuki, Jumat (22/3/2019).
Ia menjelaskan, 17 titik panas itu tersebar di 6 wilayah, yakni di Rokan Hilir 3 titik, Kabupaten Siak 3 titik, Pelalawan 1 titik, Indragiri Hulu 5 titik, Indragiri Hilir 3 titik dan Kepulauan Meranti 2 titik.
"Dari 17 hotspot tersebut, 9 titik dipastikan titik api yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Karena bisa dilihat dari level konfidence yang berada di atas angka 70 persen," cakapnya.
Sembilan titik api itu berada di Rokan Hilir 2 titik, Siak 2 titik, Indragiri Hulu 4 titik dan Kepulauan Meranti 1 titik.
"Meski titik panas hari ini berkurang, kita terus imbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," katanya.(int/nol)
"Alhamdulillah hari ini hanya terpantau 17 hotspot saja. Berbeda dengan hari sebelumnya yang mencapai 79 hotspot. Bahkan 2 hari lalu mencapai seratusan titik panas," ujar Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Marzuki, Jumat (22/3/2019).
Ia menjelaskan, 17 titik panas itu tersebar di 6 wilayah, yakni di Rokan Hilir 3 titik, Kabupaten Siak 3 titik, Pelalawan 1 titik, Indragiri Hulu 5 titik, Indragiri Hilir 3 titik dan Kepulauan Meranti 2 titik.
"Dari 17 hotspot tersebut, 9 titik dipastikan titik api yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Karena bisa dilihat dari level konfidence yang berada di atas angka 70 persen," cakapnya.
Sembilan titik api itu berada di Rokan Hilir 2 titik, Siak 2 titik, Indragiri Hulu 4 titik dan Kepulauan Meranti 1 titik.
"Meski titik panas hari ini berkurang, kita terus imbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan," katanya.(int/nol)
Berita Lainnya
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan