PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dari Women Journalist Workshop FJPI
Media Punya Andil Dongkrang Pariwisata Riau
Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal, Ketua FJPI Riau Luzi Diamanda, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang, Moderator Novita.
PEKANBARU, riauin.com-- Untuk pertama kali di Tahun 2019, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Riau menggelar Women Journalist Workshop yang mengangkat tema "Teknik Menulis Berita Pariwisata Secara Komprehensif".
Workshop FJPI yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Riau pada Sabtu (9/3/2019) pagi ini bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Riau, PT Chevron Pacific Indonesia dan PT Perkebunan Nusantara V Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Luzi Diamanda Ketua FJPI Riau berharap agenda yang diikuti para jurnalis di Kota Pekanbaru Riau ini bisa memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait dunia pariwisata yang selama ini dinilai masih sangat minim informasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman sangat mengapresiasi atas digelarnya workshop yang digelar oleh FJPI ini. Fahmizal juga menyampaikan bahwa media, pers, atau jurnalis memiliki peran sangat penting untuk menunjang kemajuan kepariwisataan di daerah.
Provinsi Riau memiliki banyak objek wisata, baik budaya, religi, alam dan lainnya yang butuh diinformasikan atau dipromosikan sehingga akan lebih dikenal dan dapat dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
"Kita sangat apresiasi sekali atas acara​ hari ini, karena dari sini kita bisa melihat bahwa atensi media atau jurnalis untuk mengetahui dunia pariwisata cukup besar," ungkap Fahmizan.
Dalam workshop ini, Fahmizal juga memaparkan beragam objek wisata yang ada di Riau, yang saat ini masih sangat memerlukan peran media dan pemerintah untuk mendongrak kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegera.
"Kita nilai media punya andil untuk mendongkrak pariwisata di Riau, salah satunya menciptakan berita yang menarik tentang objek wisata, sehingga masyarakat luas mengenal dan berniat berkunjung. Di samping itu media juga diharapkan bisa solid dalam menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Dinas Pariwisata," tambah Fahmizal.
Di dalam workshop ini juga hadir Ketua PWI Riau Zulmansyah. Dimana di dalam sambutannya Zulmasyah mengatakan, bahwa untuk menjadi wartawan pariwisata itu punya tantangan tersendiri namun cukup diminati.
"Kita nilai wartawan pariwisata paling diminati, karena selain bisa bikin berita juga bisa have fun, namun terlepas dari itu kita sebagai wartawan punya tugas dalam mengembangkan pariwisata, yakni dengan mempublikasi destinasi objek wisata di setiap daerah," terangnya.
Di sela-sela kegiatan, PWI Riau Zulmansyah memberikan doprize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan terkait kiat-kiat atau kunci mengembangkan pariwisata sebagaimana yang dipaparkan oleh Kadis Pariwisata sebelumnya. Seorang peserta berhasil menjawab dan diberi hadiah kunjungan ke Vietnam bersama rombongan PWI Riau.
Sementara itu, Ketua FJPI Riau Luzi Diamanda memaparkan bahwa FJPI merupakan sebuah wadah yang mewujudkan jurnalis perempuan yang profesional untuk kemajuan kaum perempuan Indonesia.
Dengan visi yang demikian, maka FJPI Riau berusaha untuk terus meningkatkan kualitas jurnalis-jurnalis perempuan Indonesia khususnya di Provinsi Riau, memberikan advokasi dalam perspektif gender bagi jurnalis perempuan, serta mengoptimalkan peran sebagai jurnalis untuk kepentingan dan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, seperti sektor pariwisata. (rls/nol)
Workshop FJPI yang digelar di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Riau pada Sabtu (9/3/2019) pagi ini bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Riau, PT Chevron Pacific Indonesia dan PT Perkebunan Nusantara V Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Luzi Diamanda Ketua FJPI Riau berharap agenda yang diikuti para jurnalis di Kota Pekanbaru Riau ini bisa memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait dunia pariwisata yang selama ini dinilai masih sangat minim informasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman sangat mengapresiasi atas digelarnya workshop yang digelar oleh FJPI ini. Fahmizal juga menyampaikan bahwa media, pers, atau jurnalis memiliki peran sangat penting untuk menunjang kemajuan kepariwisataan di daerah.
Provinsi Riau memiliki banyak objek wisata, baik budaya, religi, alam dan lainnya yang butuh diinformasikan atau dipromosikan sehingga akan lebih dikenal dan dapat dikunjungi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
"Kita sangat apresiasi sekali atas acara​ hari ini, karena dari sini kita bisa melihat bahwa atensi media atau jurnalis untuk mengetahui dunia pariwisata cukup besar," ungkap Fahmizan.
Dalam workshop ini, Fahmizal juga memaparkan beragam objek wisata yang ada di Riau, yang saat ini masih sangat memerlukan peran media dan pemerintah untuk mendongrak kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegera.
"Kita nilai media punya andil untuk mendongkrak pariwisata di Riau, salah satunya menciptakan berita yang menarik tentang objek wisata, sehingga masyarakat luas mengenal dan berniat berkunjung. Di samping itu media juga diharapkan bisa solid dalam menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Riau dan Dinas Pariwisata," tambah Fahmizal.
Di dalam workshop ini juga hadir Ketua PWI Riau Zulmansyah. Dimana di dalam sambutannya Zulmasyah mengatakan, bahwa untuk menjadi wartawan pariwisata itu punya tantangan tersendiri namun cukup diminati.
"Kita nilai wartawan pariwisata paling diminati, karena selain bisa bikin berita juga bisa have fun, namun terlepas dari itu kita sebagai wartawan punya tugas dalam mengembangkan pariwisata, yakni dengan mempublikasi destinasi objek wisata di setiap daerah," terangnya.
Di sela-sela kegiatan, PWI Riau Zulmansyah memberikan doprize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan terkait kiat-kiat atau kunci mengembangkan pariwisata sebagaimana yang dipaparkan oleh Kadis Pariwisata sebelumnya. Seorang peserta berhasil menjawab dan diberi hadiah kunjungan ke Vietnam bersama rombongan PWI Riau.
Sementara itu, Ketua FJPI Riau Luzi Diamanda memaparkan bahwa FJPI merupakan sebuah wadah yang mewujudkan jurnalis perempuan yang profesional untuk kemajuan kaum perempuan Indonesia.
Dengan visi yang demikian, maka FJPI Riau berusaha untuk terus meningkatkan kualitas jurnalis-jurnalis perempuan Indonesia khususnya di Provinsi Riau, memberikan advokasi dalam perspektif gender bagi jurnalis perempuan, serta mengoptimalkan peran sebagai jurnalis untuk kepentingan dan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, seperti sektor pariwisata. (rls/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK