PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Kasus CR-V Terbakar di Tol Cikampek, Honda Lakukan Investigasi
Jakarta, berazamcom - Sebuah unit Honda CR-V terbaru berwarna putih mendadak terbakar di ruas tol Jakarta-Cikampek km 27 pada Rabu (30/1/2019) pagi lalu. Unit Honda CR-V bermesin turbo ini mengalami kebakaran di area mesinnya, dan lanjut menyebar hingga ban depan.
Menanggapi kasus tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengaku sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
"Kami masih investigasi. Memang kalau kasus terbakar itu kan sudah (isu) agak besar ya," ujar Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, kepada wartawan di Area Training Center HPM, Sunter, Jakarta, Minggu (17/2/2019).
Menurut Jonfis, proses investigasi sedikit terhambat karena kebakarannya lumayan besar.
"Habis itu kan (mobilnya). Berarti kan tidak bisa investigasi terlalu jauh. Maka itu saat ini masih terus diselidiki penyebabnya. Jadi kami belum bisa mengambil kesimpulan untuk CR-V ini," lanjut Jonfis.
Meski pihak HPM belum menemui sebab utama terbakarnya Honda CR-V tersebut, sebenarnya penyebab kebakaran di area mesin bisa dipicu karena beberapa hal.
Menurut Service Technical & Warranty Senior Manager PT Honda Prospect Motor Muhamad Zuhdi, penyebab paling umum adalah adanya korsleting di bagian kelistrikan.
"Biasanya karena pemilik mobil memasang tambahan aksesoris yang berhubungan dengan electrical. Kecenderungannya dari sana," ungkap Zuhdi kepada wartawan.
Dikatakan Zuhdi, modifikasi kelistrikan di mobil berpotensi mengakibatkan korsleting. Sebab, komponen standar bawaan pabrik diganti komponen aftermarket yang belum tentu cocok dengan sistem kelistrikan di mobil.
"Karena di mobil Honda itu kan wiring diagram sudah terkoneksi dengan sistem. Jadi kadang kala misalnya pasang aksesoris, mereka lakukan dengan sembarangan, misal melepas kabel (bawaan)-lah dan sebagainya. Itu bisa berefek juga," lanjut Zuhdi.
Selain faktor teknis, ada juga faktor non-teknis yang bisa menimbulkan kebakaran di area mesin mobil.
"Misalnya pada saat bersih-bersih mobil, si pemilik lupa ada kain kanebo (plais chamois) yang tertinggal di area mesin. Ada juga kasus seperti itu," pungkas Zuhdi.(int/nol)
Menanggapi kasus tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengaku sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
"Kami masih investigasi. Memang kalau kasus terbakar itu kan sudah (isu) agak besar ya," ujar Marketing & After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, kepada wartawan di Area Training Center HPM, Sunter, Jakarta, Minggu (17/2/2019).
Menurut Jonfis, proses investigasi sedikit terhambat karena kebakarannya lumayan besar.
"Habis itu kan (mobilnya). Berarti kan tidak bisa investigasi terlalu jauh. Maka itu saat ini masih terus diselidiki penyebabnya. Jadi kami belum bisa mengambil kesimpulan untuk CR-V ini," lanjut Jonfis.
Meski pihak HPM belum menemui sebab utama terbakarnya Honda CR-V tersebut, sebenarnya penyebab kebakaran di area mesin bisa dipicu karena beberapa hal.
Menurut Service Technical & Warranty Senior Manager PT Honda Prospect Motor Muhamad Zuhdi, penyebab paling umum adalah adanya korsleting di bagian kelistrikan.
"Biasanya karena pemilik mobil memasang tambahan aksesoris yang berhubungan dengan electrical. Kecenderungannya dari sana," ungkap Zuhdi kepada wartawan.
Dikatakan Zuhdi, modifikasi kelistrikan di mobil berpotensi mengakibatkan korsleting. Sebab, komponen standar bawaan pabrik diganti komponen aftermarket yang belum tentu cocok dengan sistem kelistrikan di mobil.
"Karena di mobil Honda itu kan wiring diagram sudah terkoneksi dengan sistem. Jadi kadang kala misalnya pasang aksesoris, mereka lakukan dengan sembarangan, misal melepas kabel (bawaan)-lah dan sebagainya. Itu bisa berefek juga," lanjut Zuhdi.
Selain faktor teknis, ada juga faktor non-teknis yang bisa menimbulkan kebakaran di area mesin mobil.
"Misalnya pada saat bersih-bersih mobil, si pemilik lupa ada kain kanebo (plais chamois) yang tertinggal di area mesin. Ada juga kasus seperti itu," pungkas Zuhdi.(int/nol)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU