PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Debat Pilpres Kedua, 2.000 Personel Polri dan TNI Dikerahkan
Jakarta, Riauin.com -- Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 2.000 personel gabungan dalam rangka pengamanan debat pilpres putaran kedua di Hotel Sultan pada Minggu (17/2) mendatang.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polri dan TNI, serta personel pengamanan dari pihak Pemprov DKI.
"Untuk pengamanan debat capres putaran dua yang ada di Hotel Sultan dari kepolisian menyiapkan 2.000 personel gabungan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (14/2).
Menurut Argo, pengamanan akan dibagi dalam tiga ring. Pada ring pertama akan dilakukan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres). Kemudian ring dua akan diamankan oleh personel TNI dan Polri. Serta ring tiga akan dilakukan oleh personel kepolisian untuk mengatur jalannya arus keluar masuk kendaraan menuju Hotel Sultan.
Di sisi lain, terkait penutupan jalan maupun rekayasa lalu lintas dalam pelaksaan debat putaran kedua, Argo mengatakan sampai saat ini belum diputuskan.
Nantinya, kata Argo, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang akan membuat pertimbangan apakah perlu dilakukan penutupan jalan ataupun rekayasa lalu lintas.
Meski begitu, Argo menuturkan kemungkinan rekayasa lalu lintas tersebut baru akan diterapkan jika memang kondisi arus lalu lintas di sekitar Hotel Sultan sudah tak lagi kondusif.
"Apakah nanti ada pengalihan arus atau buka tutup atau nanti melewati jalur busway itu nanti diskresi yang dilakukan Dirlantas Polda Metro. Jadi Masalah rekayasa lalu lintas kita tunggu hari H," tutur Argo.
Debat kedua capres dalam Pemilu 2019 akan digelar pada 17 Februari 2019 di Hotel Sultan, Jakarta. Debat kali ini akan dipandu moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.
Debat yang mempertemukan capres versus capres itu mengusung tema pangan, energi, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.(int/nol)
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polri dan TNI, serta personel pengamanan dari pihak Pemprov DKI.
"Untuk pengamanan debat capres putaran dua yang ada di Hotel Sultan dari kepolisian menyiapkan 2.000 personel gabungan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (14/2).
Menurut Argo, pengamanan akan dibagi dalam tiga ring. Pada ring pertama akan dilakukan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres). Kemudian ring dua akan diamankan oleh personel TNI dan Polri. Serta ring tiga akan dilakukan oleh personel kepolisian untuk mengatur jalannya arus keluar masuk kendaraan menuju Hotel Sultan.
Di sisi lain, terkait penutupan jalan maupun rekayasa lalu lintas dalam pelaksaan debat putaran kedua, Argo mengatakan sampai saat ini belum diputuskan.
Nantinya, kata Argo, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang akan membuat pertimbangan apakah perlu dilakukan penutupan jalan ataupun rekayasa lalu lintas.
Meski begitu, Argo menuturkan kemungkinan rekayasa lalu lintas tersebut baru akan diterapkan jika memang kondisi arus lalu lintas di sekitar Hotel Sultan sudah tak lagi kondusif.
"Apakah nanti ada pengalihan arus atau buka tutup atau nanti melewati jalur busway itu nanti diskresi yang dilakukan Dirlantas Polda Metro. Jadi Masalah rekayasa lalu lintas kita tunggu hari H," tutur Argo.
Debat kedua capres dalam Pemilu 2019 akan digelar pada 17 Februari 2019 di Hotel Sultan, Jakarta. Debat kali ini akan dipandu moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.
Debat yang mempertemukan capres versus capres itu mengusung tema pangan, energi, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK