PILIHAN
Nyaris Tersebar, Bawaslu Inhil Investigasi Tabloid Indonesia Barokah
INHIL, Riauin.com - Tabloid Indonesia Barokah yang diduga telah menyudutkan salah satu Calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia nyaris saja tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Inhil yang mengetahui informasi tersebut langsung melakukan investigasi, Rabu (30/1/2019).
Tabloid yang diduga siap sebar di Bumi Hampar Kelapa Dunia ini ditemukan di Kantor Pos Tembilalhan. Anggota Bawaslu Inhil Divisi Organisasi dan Sumberdaya Manusia H Agus Malik yang telah melakukan investigasi membenarkan informasi tersebut.
Agus Malik menambahkan, tabloid yang diduga dikirim dari Kota Bekasi, selanjutnya akan disebarkan di empat kecamatan di Inhil. Sementara itu, untuk jumlah tabloid itu sendiri belum bisa dipastikan karena pihaknya belum melakukan pengecekan secara keseluruhan.
"Kalau dari informasinya tabloid Indonesia Barokah akan dikirim lagi ke Kecamatan Kemuning, Gaung, Mandah, dan Pulau Burung. Untuk jumlahnya sendiri masih belum dihitung, jika tak ada halangan besok pagi pukul 09.00 WIB kita akan kembali membongkar dan menghitungnya," ungkap Agus Malik.
Untuk menindaklanjuti kasus ini lebih dalam, Agus Malik menyebutkan pihaknya akan bekerjasama dengan pihak Polres, Kejari dan Kodim Inhil untuk bersama-sama memeriksa dan mengamankan barang tersebut agar tidak beredar di Inhil.
"Tadi kita cuma datang memastikan dulu kebenaran, besok baru kita akan ambil langkah untuk menyita barang tersebut dan menindaklanjuti. Tindak lanjut besok kami akan bekerjasama dengan pihak Kejaksaan, Polres dan Kodim Inhil," imbuhnya.
Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengimbau agar tidak ada lagi pihak yang menyebarkan tabloid Indonesia Barokah.
"Dari segi konten memang bukan kampanye hitam, tetapi ada bagian tertentu yang menyudutkan paslon tertentu. Terkesan ada framing untuk menyudutkan paslon tertentu yang bisa menimbulkan keresahan. Sehingga kita hentikan dulu penyebarannya," kata Afifuddin.
Afifuddin menyebut imbauan itu dikeluarkan karena konten Indonesia Barokah menyudutkan salah satu pasangan calon yang ikut dalam Pilpres 2019.(int/nol)
Tabloid yang diduga siap sebar di Bumi Hampar Kelapa Dunia ini ditemukan di Kantor Pos Tembilalhan. Anggota Bawaslu Inhil Divisi Organisasi dan Sumberdaya Manusia H Agus Malik yang telah melakukan investigasi membenarkan informasi tersebut.
Agus Malik menambahkan, tabloid yang diduga dikirim dari Kota Bekasi, selanjutnya akan disebarkan di empat kecamatan di Inhil. Sementara itu, untuk jumlah tabloid itu sendiri belum bisa dipastikan karena pihaknya belum melakukan pengecekan secara keseluruhan.
"Kalau dari informasinya tabloid Indonesia Barokah akan dikirim lagi ke Kecamatan Kemuning, Gaung, Mandah, dan Pulau Burung. Untuk jumlahnya sendiri masih belum dihitung, jika tak ada halangan besok pagi pukul 09.00 WIB kita akan kembali membongkar dan menghitungnya," ungkap Agus Malik.
Untuk menindaklanjuti kasus ini lebih dalam, Agus Malik menyebutkan pihaknya akan bekerjasama dengan pihak Polres, Kejari dan Kodim Inhil untuk bersama-sama memeriksa dan mengamankan barang tersebut agar tidak beredar di Inhil.
"Tadi kita cuma datang memastikan dulu kebenaran, besok baru kita akan ambil langkah untuk menyita barang tersebut dan menindaklanjuti. Tindak lanjut besok kami akan bekerjasama dengan pihak Kejaksaan, Polres dan Kodim Inhil," imbuhnya.
Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin mengimbau agar tidak ada lagi pihak yang menyebarkan tabloid Indonesia Barokah.
"Dari segi konten memang bukan kampanye hitam, tetapi ada bagian tertentu yang menyudutkan paslon tertentu. Terkesan ada framing untuk menyudutkan paslon tertentu yang bisa menimbulkan keresahan. Sehingga kita hentikan dulu penyebarannya," kata Afifuddin.
Afifuddin menyebut imbauan itu dikeluarkan karena konten Indonesia Barokah menyudutkan salah satu pasangan calon yang ikut dalam Pilpres 2019.(int/nol)
Berita Lainnya
Buaya Muara 2,4 Meter Masuk Permukiman di Inhil Riau, Dievakuasi Aparat dan Warga
Tim Gabungan Sisir Sungai Indragiri Pasca Kemunculan Buaya 4 Meter di Tembilahan
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Buaya Muara 2,4 Meter Masuk Permukiman di Inhil Riau, Dievakuasi Aparat dan Warga
Tim Gabungan Sisir Sungai Indragiri Pasca Kemunculan Buaya 4 Meter di Tembilahan
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu