PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Habiburokhman Puji Pidato 'Indonesia Menang': Prabowo di Atas Angin
Jakarta, Riauin.com - Politikus Gerindra Habiburokhman memuji pidato kebangsaan 'Indonesia Menang' yang disampaikan capres Prabowo Subianto. Dia mengatakan pidato tersebut merupakan momen menentukan kemenangan.
"Penyampaian pidato kebangsaan Pak Prabowo semalam menjadi salah satu momen menentukan kemenangan Prabowo-Sandi," ujar Habiburokhman, kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).
Pidato kebangsaan Prabowo itu disampaikan di Plenary Hall JCC Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/1) malam. Dalam pidato tersebut, Prabowo memaparkan visi-misi koalisinya dan mengkritik beberapa kebijakan pemerintah, dari ekonomi hingga sikap aparat negara.
Habiburokhman lantas membandingkan pidato Prabowo itu dengan pidato capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, pidato Prabowo jauh lebih baik dari Jokowi.
"Masyarakat dengan gampang akan membandingkan pidato tersebut jauh lebih menyentuh hati dibanding dengan pidato Jokowi sebelumnya yang sama-sama menyampaikan visi-misi," katanya.
"Sebagai petahana Pak Jokowi terkesan menghindari evaluasi atas kinerjanya dalam beberapa hal penting seperti pelayanan kesehatan yang buruk, sampai dengan isu ketidakadilan hukum. Sementara Pak Prabowo sebagai penantang secara tegas berani menjamin perbaikan layanan kesehatan termasuk BPJS dan memastikan keamanan, keadilan dan kemakmuran bagi seluruh warga negara," imbuh Habiburokhman.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu pun menilai pidato semalam membuat posisi sang capres lebih unggul dari rivalnya dalam debat perdana nanti. Mengingat, empat tema yang akan diajukan dalam debat telah secara jelas terangkum dalam visi-misi yang disampaikan Prabowo dalam pidato 'Indonesia Menang'.
"Pelaksanaan debat pertama besok akan semakin membuat Prabowo-Sandi di atas angin. Perkiraan saya, Pak Jokowi akan sulit bicara apa prestasinya di sektor hukum, HAM, pemberantasan korupsi dan terorisme. Di empat bidang tersebut menurut saya rapor Jokowi masih merah. Kalau tidak ada kejadian luar biasa saya pikir Prabowo Sandi bisa menang cukup telak pada 17 April mendatang," pungkasnya.(int/nol)
"Penyampaian pidato kebangsaan Pak Prabowo semalam menjadi salah satu momen menentukan kemenangan Prabowo-Sandi," ujar Habiburokhman, kepada wartawan, Selasa (15/1/2019).
Pidato kebangsaan Prabowo itu disampaikan di Plenary Hall JCC Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/1) malam. Dalam pidato tersebut, Prabowo memaparkan visi-misi koalisinya dan mengkritik beberapa kebijakan pemerintah, dari ekonomi hingga sikap aparat negara.
Habiburokhman lantas membandingkan pidato Prabowo itu dengan pidato capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, pidato Prabowo jauh lebih baik dari Jokowi.
"Masyarakat dengan gampang akan membandingkan pidato tersebut jauh lebih menyentuh hati dibanding dengan pidato Jokowi sebelumnya yang sama-sama menyampaikan visi-misi," katanya.
"Sebagai petahana Pak Jokowi terkesan menghindari evaluasi atas kinerjanya dalam beberapa hal penting seperti pelayanan kesehatan yang buruk, sampai dengan isu ketidakadilan hukum. Sementara Pak Prabowo sebagai penantang secara tegas berani menjamin perbaikan layanan kesehatan termasuk BPJS dan memastikan keamanan, keadilan dan kemakmuran bagi seluruh warga negara," imbuh Habiburokhman.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu pun menilai pidato semalam membuat posisi sang capres lebih unggul dari rivalnya dalam debat perdana nanti. Mengingat, empat tema yang akan diajukan dalam debat telah secara jelas terangkum dalam visi-misi yang disampaikan Prabowo dalam pidato 'Indonesia Menang'.
"Pelaksanaan debat pertama besok akan semakin membuat Prabowo-Sandi di atas angin. Perkiraan saya, Pak Jokowi akan sulit bicara apa prestasinya di sektor hukum, HAM, pemberantasan korupsi dan terorisme. Di empat bidang tersebut menurut saya rapor Jokowi masih merah. Kalau tidak ada kejadian luar biasa saya pikir Prabowo Sandi bisa menang cukup telak pada 17 April mendatang," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK