PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Sandiaga ke Luhut: Prabowo Selalu Bicara Berdasarkan Data
Jakarta, Riauin.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta calon presiden Prabowo Subianto memakai data jika berbicara soal BUMN, jangan berbohong. Sandiaga Uno membela Prabowo yang berpasangan dengannya di Pilpres 2019.
"Semua yang disampaikan oleh Pak Prabowo itu berbasiskan data dan silakan saja Kementerian BUMN maupun pemerintah untuk membeberkan data. Memang BUMN banyak digunakan untuk kebijakan-kebijakan yang akhirnya memberatkan BUMN itu sendiri dan akhirnya BUMN tidak dikelola dengan profesional," kata Sandiaga di Ayana Midplaza, Jakarta, Senin (14/1/2019).
Sebelumnya, Luhut membantah Prabowo soal BUMN satu per satu bangkrut. Luhut meminta Prabowo harus bisa berbicara sesuai dengan data yang ada. Saat ini menurutnya, tidak ada yang berani datang menjawab tantangannya berbicara soal data. Dia juga ingin semua pihak yang kerap berbicara di publik harus bisa mendidik masyarakat, bukan justru menebar kebohongan.
"Seperti ini kan saya mau challenge saya, saya selalu bilang, bukan maksud sombong tapi maksud saya, untuk kita ke publik, anak-anak muda untuk mendidik, jangan berbohong, data itu jangan dimanipulasi, saya nggak suka itu, dan itu saya lihat para senior intelektual, kok suka sih bohongi rakyatnya," katanya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Senin (14/1).
Kembali ke Sandiaga, dia menegaskan Prabowo selalu berbicara pakai data. Dan jika terpilih nanti, Sandiaga mengatakan dirinya bersama Prabowo akan menjadikan BUMN sebagai benteng perekonomian. Dia mengatakan tidak ada kepentingan politik yang akan dibebankan kepada BUMN.
"Di bawah Prabowo-Sandi, BUMN akan menjadi benteng perekonomian kita dan kita akan kelola secara profesional tidak ada kepentingan politiknya tidak ada titipan-titipannya dan kita pastikan bahwa BUMN itu alat negara bukan alat rezim, bukan untuk melanggengkan suatu kekuasaan, tetapi justru memberikan yang terbaik kepada masyarakat seperti lapangan pekerjaan," ujarnya.
Selain itu, Sandiaga mengatakan BUMN juga bisa menjadi corong terbukanya lapangan pekerjaan. Sehingga menurutnya, BUMN harus dikelola dengan baik tanpa dibebankan politik negara.
"BUMN itu bisa membangun untuk menghadirkan harga harga bahan pokok yang terjangkau," katanya.(int/nol)
"Semua yang disampaikan oleh Pak Prabowo itu berbasiskan data dan silakan saja Kementerian BUMN maupun pemerintah untuk membeberkan data. Memang BUMN banyak digunakan untuk kebijakan-kebijakan yang akhirnya memberatkan BUMN itu sendiri dan akhirnya BUMN tidak dikelola dengan profesional," kata Sandiaga di Ayana Midplaza, Jakarta, Senin (14/1/2019).
Sebelumnya, Luhut membantah Prabowo soal BUMN satu per satu bangkrut. Luhut meminta Prabowo harus bisa berbicara sesuai dengan data yang ada. Saat ini menurutnya, tidak ada yang berani datang menjawab tantangannya berbicara soal data. Dia juga ingin semua pihak yang kerap berbicara di publik harus bisa mendidik masyarakat, bukan justru menebar kebohongan.
"Seperti ini kan saya mau challenge saya, saya selalu bilang, bukan maksud sombong tapi maksud saya, untuk kita ke publik, anak-anak muda untuk mendidik, jangan berbohong, data itu jangan dimanipulasi, saya nggak suka itu, dan itu saya lihat para senior intelektual, kok suka sih bohongi rakyatnya," katanya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Senin (14/1).
Kembali ke Sandiaga, dia menegaskan Prabowo selalu berbicara pakai data. Dan jika terpilih nanti, Sandiaga mengatakan dirinya bersama Prabowo akan menjadikan BUMN sebagai benteng perekonomian. Dia mengatakan tidak ada kepentingan politik yang akan dibebankan kepada BUMN.
"Di bawah Prabowo-Sandi, BUMN akan menjadi benteng perekonomian kita dan kita akan kelola secara profesional tidak ada kepentingan politiknya tidak ada titipan-titipannya dan kita pastikan bahwa BUMN itu alat negara bukan alat rezim, bukan untuk melanggengkan suatu kekuasaan, tetapi justru memberikan yang terbaik kepada masyarakat seperti lapangan pekerjaan," ujarnya.
Selain itu, Sandiaga mengatakan BUMN juga bisa menjadi corong terbukanya lapangan pekerjaan. Sehingga menurutnya, BUMN harus dikelola dengan baik tanpa dibebankan politik negara.
"BUMN itu bisa membangun untuk menghadirkan harga harga bahan pokok yang terjangkau," katanya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK