PILIHAN
Pedagang Membandel, Dewan Minta Satpol PP Bangun Pos di Jalan Teratai
PEKANBARU, Riauin.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru ikut menyoroti pedagang yang kembali berjualan di sepanjang jalan Teratai. Mereka enggan masuk ke dalam lokasi pasar higienis yang sudah disediakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Pekanbaru.
"Kita meminta peran pihak yustisi dalam hal ini Satpol PP untuk melakukan pengawasan terhadap para pedagang. Karena DPP telah menyiapkan pasar dan dapat mengakomodir sebagian pedagang untuk masuk ke pasar higienis tersebut. Namun, karena sebagian pedagang masih ada yang di luar, otomatis masyarakat banyak yang tetap berbelanja di luar," ujar anggota DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafis.
Ia mengatakan, tim yustisi harus serius menangani hal ini dan idealnya harus didirikan pos disana.
"Kalau hanya setiap minggu ditertibkan, minggu-minggu depannya muncul lagi pedagang yang berjualan diluar," ungkap Zulfan.
Politisi Partai NasDem ini berharap dengan adanya pos dan ditempatkan petugas Satpol pp, maka tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar pasar higienis.
"Kalau semua pedagang sudah berjualan di dalam pasar higienis, otomatis masyarakat akan berbelanja di dalam. Ini keseriusan yang harus dilakukan," pungkasnya.(int/nol)
"Kita meminta peran pihak yustisi dalam hal ini Satpol PP untuk melakukan pengawasan terhadap para pedagang. Karena DPP telah menyiapkan pasar dan dapat mengakomodir sebagian pedagang untuk masuk ke pasar higienis tersebut. Namun, karena sebagian pedagang masih ada yang di luar, otomatis masyarakat banyak yang tetap berbelanja di luar," ujar anggota DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafis.
Ia mengatakan, tim yustisi harus serius menangani hal ini dan idealnya harus didirikan pos disana.
"Kalau hanya setiap minggu ditertibkan, minggu-minggu depannya muncul lagi pedagang yang berjualan diluar," ungkap Zulfan.
Politisi Partai NasDem ini berharap dengan adanya pos dan ditempatkan petugas Satpol pp, maka tidak ada lagi pedagang yang berjualan di luar pasar higienis.
"Kalau semua pedagang sudah berjualan di dalam pasar higienis, otomatis masyarakat akan berbelanja di dalam. Ini keseriusan yang harus dilakukan," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Terima Dokumen KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dari Pemko
Ancaman ISPA Lumpuhkan Ekonomi, Bisnis Hotel di Pekanbaru Merugi Usai Okupansi Terjun Bebas
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH
DPRD Pekanbaru Terima Dokumen KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dari Pemko
Ancaman ISPA Lumpuhkan Ekonomi, Bisnis Hotel di Pekanbaru Merugi Usai Okupansi Terjun Bebas
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
Puluhan Panel Lampu Jalan Raib, Dua Maling PJU Ditangkap Patroli Dishub Pekanbaru
Nilai Proyek Pasar Bawah Bengkak Jadi Rp76 Miliar, Pemko dan Pengelola Godok Adendum DED
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Merah, DLHK Tutup Taman Kota dan RTH