• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tergiur Hasil Instan, Petani di Kuansing Sulap Perkebunan Sawit Jadi Tambang Emas Ilegal
18 September 2026
Kasus Perkimtan Rp48 Miliar Belum Jelas, Polres Kuansing Malah Buka Bidikan Baru ke Anggaran DPRD
17 September 2026
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
17 September 2026
Fantastisnya Dana Kunker DPRD Kuansing di Tengah Bidikan Penyidik Tipikor
16 September 2026
Polres Kuansing Usut Dugaan Korupsi Anggaran Setwan TA 2025, 11 Anggota Dewan Dipanggil
16 September 2026

  • Home

Tahanan Bak Kelelawar, Komisi III: Pidana Ringan Nggak Usah Ditahan

Redaksi
Rabu, 02 Januari 2019 12:58:52 WIB
Cetak

Jakarta, Riauin.com - Overkapasitas penghuni dalam rumah tahanan atau lembaga permasyarakatan di Indonesia masih menjadi permasalahan yang berkepanjangan. Yang terbaru, penghuni Rutan Bagansiapiapi terpaksa tidur bak kelelawar. Komisi III DPR mengatakan sebaiknya kasus-kasus dengan ancaman hukuman ringan tidak perlu sampai ditahan.

"Ngapain jauh-jauh ke Bagansiapiapi. Di Cipinang saja itu sudah pada tidur di lantai karena overkapasitas. Jadi ngapain jauh-jauh ke Bagansiapiapi. Di Cipinang, di Salemba semua overcapacity," ujar Wakil Ketua Komisi III, Mulfachri Harahap, saat dihubungi, Rabu (2/1/2019).

Berdasarkan data Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, kapasitas Rutan Bagansiapiapi adalah 98 orang. Tapi faktanya rutan ini dihuni 810 orang atau melebihi kapasitas hingga 836 persen. Bukan hanya di Bagansiapiapi, sejumlah rutan juga mengalami overkapasitas lebih dari 600 persen. Misalnya, Rutan Takengon dan Lapas Tarakan.

Mulfachri mengatakan butuh kemauan atau will dan keberanian untuk membuat terobosan baru dalam menangani persoalan overkapasitas yang tidak kunjung berakhir itu. Jika tidak, upaya-upaya yang dilakukan pemerintah, khususnya Kemenkum HAM, maka tidak akan berbuah manis.

Misalnya, dengan merelokasi lapas-lapas yang sudah overkapasitas. Menurut Mulfachrii, langkah itu bisa mengurangi persoalan yang menjadi momok dalam setiap pemerintahan.

"Kalau misalnya dibilang nggak ada anggaran, saya bisa paham memang kita nggak punya anggaran. Tapi kan di beberapa lokasi itu kan posisi atau letak LP itu kan di daerah-daerah strategis. Hampir semua LP yang dibangun di bawah tahu 50 atau tahun 60 itu posisinya di tengah kota dan punya nilai komersial yang tinggi. Di-ruslah (tukar menukar tanah) kan bisa. Kan katanya takut akan timbul masalah hukum di kemudian hari, panggil aja appraisal, libatkan Kejaksaan Agung, libatkan KPK. Ini mau di-apprais berapa, mau dinilai berapa. Kemudian dana yang dari alih kepemilikan itu dipakai untuk membangun kan bisa teratasi masalah ketiadaan dana itu," tuturnya.

"Kalau misalnya relokasi dinilai terlalu jauh dari kota, keluarga yang mau membesuk susah, ya sediain dong transportasinya. Justru dengan demikian malah bisa dikontrol siapa yang datang," imbuh Mulfachri.

Tidak hanya pendekatan fisik, menurut Mulfachri, aturan yang ada juga harus didesain sedemikian rupa untuk menangani overkapasitas penghuni lapas. Misalnya, dengan pemberian pidana alternatif.

"Misalnya pidana pengganti itu perlu juga, untuk tindak pidana ringan udah lah nggak usah ditahan lah. Orang nyuri buah karena memang perlu makan masak perlu di penjara sih. Orang-orang yang melakukan kejahatan-kejahatan ringan kan bisa dikasih tindak pidana alternatif, kerja sosial. Dan itu sudah banyak dipakai di tempat lain dan itu sekaligus membantu kita untuk beban LP yang sudah overkapasitas," ujar Mulfachri.

Politikus PAN itu mengatakan, selama ini pihaknya telah berulang kali menyodorkan solusi-solusi tersebut kepada pemerintah. Namun, hingga kini belum ada keberanian pemerintah untuk membuat terobosan yang bisa menghadirkan perubahan drastis pada sistem pemasyarakatan di Indonesia.

"Saya lihat kalau will sih ada, tapi keberanian untuk mengatasi terobosan untuk mengatasi persoalan yang ada itu yang tidak saya lihat. Sehingga upaya yang dilakukan ya sama seperti upaya yang dilakukan sebelumnya, ya karena sama sehingga nggak ada hasil yang luar biasa. Kan gitu," katanya. (int/nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam

Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi

Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta

Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara

Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing

Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam

Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi

Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta

Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara

Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tergiur Hasil Instan, Petani di Kuansing Sulap Perkebunan Sawit Jadi Tambang Emas Ilegal
  • 2 Kasus Perkimtan Rp48 Miliar Belum Jelas, Polres Kuansing Malah Buka Bidikan Baru ke Anggaran DPRD
  • 3 Fantastisnya Dana Kunker DPRD Kuansing di Tengah Bidikan Penyidik Tipikor
  • 4 Polres Kuansing Usut Dugaan Korupsi Anggaran Setwan TA 2025, 11 Anggota Dewan Dipanggil
  • 5 Perkuat Sentra Budaya, Pemprov Riau Fasilitasi Kantor UPT Kemenbud
  • 6 Pemkab Kuansing Tak Liburkan Sekolah di Tengah Kabut Asap, Masker Diwajibkan
  • 7 Penyidikan Suap APBD Kuansing 2017 Mangkrak, Aktivis dan Warga Pelototi Kejari
  • 8 Pertamina Garansi Subsidi BBM Aman dari Fluktuasi Minyak Dunia
  • 9 Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Terkini +INDEKS

Pemprov Riau Siapkan 53 Usulan Baru Kampung Nelayan Merah Putih untuk 2027

19 September 2026
Peringatan Dini BMKG, Cuaca Buruk Ancam Tujuh Daerah di Riau Hari Ini
19 September 2026
DPRD Pekanbaru Terima Dokumen KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 dari Pemko
18 September 2026
HPJI Riau Ajak Pemprov Gabung Forum Internasional Cari Pembiayaan dan Teknologi Jalan
18 September 2026
Ancaman ISPA Lumpuhkan Ekonomi, Bisnis Hotel di Pekanbaru Merugi Usai Okupansi Terjun Bebas
18 September 2026
Kemenkes Tambah 15 Ribu Masker Antisipasi Dampak Karhutla di Riau
18 September 2026
Bahas Jalan Adaptif Iklim, Plt Gubernur Riau Siap Hadiri KJT ke-16 Balikpapan
18 September 2026
Kabut Asap Karhutla Memburuk, Diskes Riau Dirikan Tenda Posko Darurat dan Rumah Oksigen
18 September 2026
Suhardiman Amby Diduga Terima Gratifikasi Mobil Mewah Rp2,75 Miliar dari Sekda dan Kontraktor
18 September 2026
Puluhan Produk UMKM Pekanbaru Dites Masuk Jaringan Ritel Modern
18 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved